
TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan membuka ribuan pekerja dapur di Provinsi Kepulauan Riau.
Tenaga kerja ini nantinya akan direkrut langsung oleh pengelola masing-masing dapur.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (DP2KH) Kepri, Rika Azmi mengatakan, satu dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) akan mempekerjakan sekitar 47 orang.
Satu dapur SPPG ini akan menyediakan MBG bagi 3.000 sampai 4.000 penerima manfaat, dengan total penerima manfaat 638.047 orang pada tahun 2026.
MBG akan menyasar siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Kita berdayakan anak-anak lokal, itu mencapai ribuan pekerja,” kata Rika Azmi, Senin (26/8/2025).
Rika menjelaskan, operasional MBG sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah pusat, sementara Pemda hanya membantu penyediaan infrastruktur dan pembaharuan data penerima manfaat.
“Pembiayaan operasional memang dari BGN (Badan Gizi Nasional), tapi peran pemerintah daerah itu tetap ada,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan bahwa capaian program MBG sudah mencapai 23 persen per pertengahan Agustus 2025.
Pelaksanaan Program Prioritas Presiden Prabowo di Kepri ini jauh di atas capaian nasional yang baru berada di angka 9 persen, sekaligus menempatkan Kepri dalam 5 besar di tanah air.
Setakat ini di Kepri terdapat 127 unit dari 253 total kebutuhan dapur MBG.
Ansar bersama Nyanyang yang bertindak selaku Ketua Pokja MBG Kepri telah menentukan sejumlah langkah strategis untuk memaksimalkan pelaksanaan program MBG.
Penulis: Nuel






































