
ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Polsek Jemaja, Polres Kepulauan Anambas melakukan klarifikasi terkait laporan dugaan adanya seorang laki-laki dan seorang perempuan yang membawa senjata tajam di wilayah Mampok, RT 02/RW 01, Desa Mampok, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Klarifikasi dilakukan pada Sabtu (19/9/2026), menyusul adanya laporan dari dua warga terkait peristiwa yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.
Berdasarkan keterangan pelapor, Sania bersama Melda Tri Dudanti Warga desa kuala Marad, saat itu sedang mengendarai sepeda motor dari arah Padang Melang, Desa Batu Berapit, menuju Desa Kuala Maras.
Saat melintas di kawasan Mampok, keduanya melihat seorang perempuan melambaikan tangan. Ketika kendaraan mendekati perempuan tersebut, pelapor mengaku melihat perempuan itu membawa benda yang diduga merupakan senjata tajam.
Tidak lama berselang, seorang laki-laki juga terlihat membawa benda yang menurut pelapor menyerupai senjata tajam.
Merasa khawatir terhadap keselamatan, Sania kemudian mempercepat laju sepeda motor untuk menghindari kemungkinan terjadinya tindakan kekerasan.
Namun, dalam proses klarifikasi, pihak yang dilaporkan, yakni Kasmirin dan Parida, Warga Desa Mampok, ia memberikan penjelasan berbeda mengenai benda yang mereka bawa pada saat kejadian.
Keduanya membantah membawa senjata tajam. Menurut keterangan Kasmirin dan Parida, benda yang mereka bawa berupa kayu dan rotan.
Keduanya menjelaskan, kayu dan rotan tersebut digunakan untuk menegur sejumlah anak muda yang sebelumnya disebut kerap melintas di kawasan Mampok menggunakan sepeda motor sambil berteriak maupun melakukan tindakan yang mengganggu warga.
Pada malam kejadian, Kasmirin dan Parida mengaku mendengar suara sejumlah anak muda yang melintas menggunakan sepeda motor sambil berteriak. Mereka juga menyebut sejumlah anak muda tersebut sempat mengganggu beberapa ekor anjing milik warga hingga hewan tersebut mengejar kendaraan yang melintas.
Atas kejadian tersebut, Kasmirin dan Parida kemudian keluar membawa kayu dan rotan dengan maksud menegur para pengendara tersebut.
Setelah dilakukan klarifikasi terhadap kedua pihak, polisi menemukan adanya perbedaan pemahaman mengenai benda yang dibawa saat kejadian. Peristiwa tersebut kemudian diselesaikan melalui klarifikasi dan disebut sebagai kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
Kasmirin dan Parida juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada Sania dan Melda Tri Dudanti. Permohonan maaf tersebut diterima, dan kedua pelapor menyatakan telah memaafkan pihak yang dilaporkan.
Polisi Tetap Terima Laporan Masyarakat
Kapolsek Jemaja, IPTU Sutomo, saat dikonfirmasi media ini membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia mengatakan, kepolisian tetap menerima setiap laporan maupun pengaduan masyarakat dan melakukan langkah-langkah awal untuk memastikan kebenaran informasi yang disampaikan.
“Ya, kami telah menerima laporan tersebut. Sebagai pihak kepolisian yang bertugas di wilayah Kecamatan Jemaja, kami tetap menerima setiap laporan masyarakat dan segera melakukan penyelidikan untuk mencari kebenarannya,” ujar Sutomo.
Menurutnya, penanganan awal dilakukan dengan menerima laporan pengaduan, mendatangi lokasi kejadian atau tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari pihak pelapor maupun pihak yang dilaporkan.
“Kami melakukan klarifikasi kepada kedua belah pihak untuk mengetahui kronologi dan fakta yang sebenarnya,” tambahnya.
Sutomo menegaskan, klarifikasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi secara berimbang dari kedua pihak sekaligus memastikan duduk perkara yang sebenarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik antarwarga.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya tindakan yang dinilai dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, diharapkan persoalan serupa tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat dan situasi keamanan di wilayah Kecamatan Jemaja tetap kondusif.
Penulis: Alex
Editor: Nuel







































