‎ Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian dalam pelantikan Pengurus Dewan Kehormatan Kwarcab, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) serta Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Kwarcab Kepulauan Anambas masa bakti 2025–2030 di Lapangan MTs Fatahillah, Kelurahan Tarempa, Jumat (9/10/2026). F: Sijoritoday.com/Alex

‎ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎
‎Hal itu disampaikannya dalam pelantikan pengurus Dewan Kehormatan Kwarcab, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) serta Satuan Tugas (Satgas) Pramuka Peduli Kwarcab Kepulauan Anambas masa bakti 2025–2030.
‎
‎Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan MTs Fatahillah, Kelurahan Tarempa, Jumat (9/10/2026).

Raja Bayu yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kepulauan Anambas hadir bersama unsur pimpinan cabang, pengurus Kwarcab, para andalan Kwarcab, serta jajaran pengurus yang dilantik.
‎
‎Dalam keterangannya, Raja Bayu mengatakan, Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial, penggunaan seragam, baris-berbaris, maupun perkemahan.

Lebih dari itu, Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
‎
‎“Bagi saya, Pramuka bukan hanya tentang seragam, barisan, atau kegiatan perkemahan. Lebih dari itu, Pramuka adalah tempat kita belajar menjadi manusia yang peduli, saling membantu, dan hadir ketika orang lain membutuhkan,” ujarnya.
‎
‎Ia berharap semangat tersebut terus tumbuh di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga nilai-nilai kepramukaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
‎
‎Raja Bayu juga berpesan agar para pengurus yang baru dilantik mampu menerjemahkan nilai-nilai kepramukaan ke dalam program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
‎
‎Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari terlaksananya agenda internal, tetapi juga dari kontribusi dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
‎
‎“Harapan saya, pengurus yang baru dilantik tidak hanya menjalankan tugas organisasi, tetapi juga mampu mendekatkan Pramuka dengan masyarakat. Hadirlah di tengah warga, bantu mereka yang membutuhkan, jaga lingkungan kita, dan tumbuhkan kepedulian mulai dari hal-hal sederhana,” katanya.
‎
‎Ia menambahkan, pengabdian tidak selalu harus dimulai melalui kegiatan besar. Langkah kecil yang dilakukan dengan tulus dan berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam memberikan manfaat bagi sesama.
‎
‎Pesan tersebut sejalan dengan tugas Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Kepulauan Anambas yang mencakup pengembangan sumber daya manusia, penanggulangan bencana, serta pelestarian lingkungan hidup.
‎
‎Dalam menjalankan tugasnya, Satgas Pramuka Peduli diharapkan dapat bersinergi dengan masyarakat, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
‎
‎Melalui kolaborasi tersebut, anggota Pramuka diharapkan dapat mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mendukung upaya menjaga kelestarian lingkungan.
‎
‎Pelantikan pengurus masa bakti 2025–2030 tersebut meliputi tiga unsur, yakni Dewan Kehormatan Kwarcab, Pusdiklatcab, dan Satgas Pramuka Peduli.

Masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan program Gerakan Pramuka di Kepulauan Anambas.
‎
‎Dewan Kehormatan Kwarcab berperan dalam menilai sikap, perilaku, dan jasa anggota terkait pemberian penghargaan.

Dewan ini juga menjalankan fungsi penilaian terhadap pelanggaran kode kehormatan maupun tindakan yang dapat merugikan nama baik Gerakan Pramuka.
‎
‎Selain itu, bersama Bidang Organisasi dan Hukum, Dewan Kehormatan turut berperan dalam penilaian Kwartir Ranting tergiat.
‎
‎Sementara itu, Pusdiklatcab bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kepramukaan.

Pelaksanaan tugasnya didukung bidang penyelenggaraan diklat, pengelolaan informasi dan pendataan, serta evaluasi dan pengembangan.
‎
‎Adapun Satgas Pramuka Peduli memiliki pengurus harian dan tiga bidang utama, yaitu pengembangan sumber daya manusia, penanggulangan bencana, serta pelestarian lingkungan hidup.
‎
‎Pembagian tugas tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pelaksanaan program sesuai dengan fungsi masing-masing unsur kepengurusan.
‎
‎Melalui kepengurusan baru ini, Raja Bayu berharap Gerakan Pramuka di Kepulauan Anambas semakin aktif dalam membangun kepedulian sosial dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kemasyarakatan.
‎
‎Ia menekankan, semangat kepramukaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, hingga berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
‎
‎Dengan demikian, Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah pembinaan generasi muda, tetapi juga mampu tumbuh sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi Kabupaten Kepulauan Anambas.
‎
‎Penulis: Alex
‎Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here