
ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Tim SAR masih melanjutkan pencarian Bachtiar (61) nelayan asal Desa Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas yang dilaporkan hilang kontak saat melaut masih terus dilanjutkan pada Rabu (14/10/2026).
Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di perairan Jemaja menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna.
Area pencarian diperluas hingga mencapai 950 mil laut persegi atau nautical mile (NM).
Namun, hingga hari keempat operasi berlangsung, keberadaan Bachtiar beserta pompong yang digunakannya untuk melaut belum berhasil ditemukan.
Upaya pencarian di lapangan menghadapi sejumlah kendala, salah satunya jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap.
Tim SAR gabungan tetap melakukan penyisiran secara visual di permukaan laut serta berkoordinasi dengan nelayan yang ditemui di sekitar lokasi pencarian.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, tim juga akan meningkatkan koordinasi dan penyebaran informasi kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang serta tim SAR negara tetangga, Malaysia.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman mengatakan, langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan luasnya wilayah perairan yang menjadi area pencarian serta kemungkinan korban hanyut hingga mendekati perairan perbatasan.
“Pada upaya pencarian hari ini, kami akan melakukan koordinasi dan penyebaran informasi yang lebih luas kepada Kantor SAR Tanjungpinang dan tim SAR negara sahabat Malaysia. Harapannya, di tengah laut yang sangat luas ini, pencarian dengan skala pemantauan dapat dilakukan secara saksama, mengingat potensi kapal hanyut hingga ke wilayah perbatasan dapat terjadi,” ujar Abdul Rahman.
Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban.
Abdul Rahman juga mengimbau para nelayan dan kapal yang melintas di perairan Jemaja hingga kawasan perbatasan agar turut membantu pemantauan.
Masyarakat yang melihat pompong dengan ciri-ciri berwarna hijau dan abu-abu sesuai dengan keterangan korban diminta segera melaporkannya kepada Tim SAR gabungan untuk ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau seluruh nelayan dan kapal-kapal yang melintas agar turut memantau. Apabila melihat pompong dengan ciri-ciri tersebut, segera laporkan kepada Tim SAR gabungan,” tambahnya.
Operasi pencarian ini melibatkan sejumlah unsur, yakni Pos SAR Anambas, Posal Jemaja, Polsek Jemaja, Polairud Polres Kepulauan Anambas, BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, TRC Jemaja Timur, Pemerintah Desa Genting Pulur, serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jemaja.
Tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian dan berharap adanya informasi dari masyarakat maupun kapal-kapal yang melintas dapat membantu menemukan keberadaan Bachtiar.
Penulis: Alex
Editor: Nuel








































