TANJUNGPINANG, SIJORI TODAY.com, Kantor Imigrasi Kota Tanjungpinang menolak Surat Pengantar Pengganti Kartu Tanda Penduduk dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai persyaratan permo-honan Paspor.

Penolakan pihak Imigrasi disampaikan warga Tanjungpinang inisial JH (45th), permohonan pembuatan paspornya tidak dikabulkan, dikarenakan mengunakan surat pengantar pengganti KTP sebagai persyara-tan untuk membuat paspor. Pada hal paspor sangat dibutuhkan untuk keperluanan mengantar anggota keluarga yang mengalami sakit ke rumah sakit di Melaka, Malaysia.

“KTP asli saya dalam proses pembuatan e KTP di Kecamatan Tanjungpinang Timur, sebagai penganti untuk pengurusan paspor, pihak kecamatan memberikan surat penggantar penganti KTP, namun ditolak Im-igrasi” juar JH ketika ditemui di Kantor Imigrasi Senin (18/01/2016).

Petugas Imigrasi Kota Tanjungpinang menganggap surat penggantar penganti KTP dari Disdukcapil setempat, tidak dapat sebagai jaminan pengganti KTP. Pada hal sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, bahwa Dinas Catatan Sipil berhak membuat surat pengantar sebagai pengganti KTP, sambil menunggu selesainya e-KTP selesai diproses.

Anehnya seseorang sempat menghampiri JH menawarkan jasa untuk membuat paspor dengan membayar sebesar 1.800.000 rupiah, karena tidak memiliki uang sebesar yang diminta JH akhirnya mengurungkan niat untuk membuat paspor.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Tatok H Sasono, ketika ditemui wartawan diruang kerjanya memohon maaf kepada masyarakat atas pelayanan tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak akan terulang lagi kemudian hari.

“Kami mohon maaf Pak, atas nama Kantor Imigrasi Tanjungpinang saya pribadi minta maaf atas pelayanan tersebut, mudah-mudahan hal seperti ini tidak terjadi lagi pak’ katanya. (Jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here