(kiri) Pelaku Tindak Kekerasan Terhadap 2 Staf Lion Air Hang Nadim Batam, Jum'at (29/01/2016)

BATAM, SIJORI, TODAY, com — Petugas Maskapai penerbangan Lion Air Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, kembali mengalami tindakan kekerasan  oleh penumpang. Korban Safri Novrizal  serta Soehendra, staff Lion Air diancam dan ditampar penumpang, akibat terjadinya penundaan keberangkatan pesawat.

Peristiwa berawal ketika kedua korban  sedang melayani penumpang  Lion Air di ruang tunggu keberangkatan A7 Bandara Internasional Hang Nadim. Akibat cuaca buruk , pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 973 tujuan Kuala Namu, yang sedianya diberangkatkan pada pukul 14:40 wib, ditunda menjadi pukul 17:50 wib.

Saat sedang bertugas melayani penumpang di ruang tunggu keberangkatan A7 tersebut, tiba tiba kedua korban didatanggi salah seorang penumpang yang meminta dipertemukan dengan Manager Lion Air.

Pelaku yang diketahui bernama Asim, warga Batu besar, kemudian melakukan pengancaman dan menampar kedua korban di bagian wajah. Tidak terima dengan perlakukan pelaku, pihak Lion Air kemudian melaporkan tindakan kekerasan yang dialami staf mereka pada pihak Kepolisian Keamanan Bandara dengan nomor LP-B//1/2016/Kepri/spk-polsek KKB.

“Proses kami lanjutkan dan sudah kami laporkan terhadap Polsek Bandara dan korban yang merupakan staf kami sudah melakukan visum di RS Awal Bross,” Kata  Maneger Operasional Lion Area Batam, Bire melalui sambungan selularnya. Jumat(28/01).

“Pelaku yang sempat sesumbar sebagai pemilik media online, bukanlah calon  penumpang  Lion Air nomor penerbangan JT 973 tujuan Kuala Namu yang mengalami penundaan penerbangan. Pelaku merupakan penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT 247 tujuan Palembang” kata Bire.

Seseorang yang mengaku sebagai rekan dari pelaku sempat melakukan mediasi dengan pihak managemen maskapai Lion Air Batam, namun ditolak. Pihak Lion Air tetap akan melanjutkan menempuh jalur hukum, karena Lion Air merasa telah menjalankan tugas sesuai aturan penerbangan dengan memberikan kompensasi pada penumpang akibat pesawat mengalami penundaan.

Penulis : pet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here