Jenazah Pekerja Illegal Warga Indonesia Yang Tewas Dalam Kecelakan Laut Di Johor, Malaysia. (Jan 2016-Ist)

BATAM, SIJORI TODAY, com – – Tim Gabungan DVI Mabes Polri dan Bidang Kesehatan Polda Kepri bertolak ke RS Sultan Ismail Johor Bahru, Malaysia, untuk membantu melakukan identifikasi korban tengelamnya kapal TKI Ilegal yang masih belum berhasil diketahui indetitas mereka.

“Siang ini kami bersama Tim DVI Mabes Polri bertolak ke RS Sultan Ismail, Johor Bahru, Malaysia untuk membantu mengidentifikasi korban karena dari 23 korban yang tewas baru 11 yang berhasil diketahui identitasnya,” Kata  Kabid Biddokes Polda Kepri AKBP dr B Djarot Wobowo yang dijumpai bersama rombongan di Pelabuhan Fery Internasional Batam Centre. Kamis (05/02/2016).

Tim DVI yang berjumlah 6 orang personil setibanya di Malaysia akan langsung berkoordinasi dengan Konsulat RI dan Pemerintah setempat, untuk segera melakukan identifikasi terhadap jenazah korban tengelamnya kapal, agar dapat segera dikebumikan  di Malaysia atau dipulangkan ke tanah air untuk diserahkan pada pihak keluarga masing-masig di daerah asal.

Sebanyak 11 orang korban telah berhasil diidentifikasi dan dua orang diketahui berasal dari daerah Batam dan Tanjungpinang. Namun berdasarkan permintaan pihak keluarga ke-2 orang korban dikebumikan di Johor Bahru, Malaysia.

Sedangkan berdasarkan informasi KJRI,  korban lain yang sudah berhasil diidentifikasi yakni, Agus Susanto asal Kendal, Jateng, Siti Mayadi asal Lombok Tengah, NTB, Tasminah, asal Jawa Tengah, Murti asal Malang, Jawa Timur, Aminah asal Kediri, Jatim, Hendrik asal Sengkuang, Batam.

Serta Fachril Zulkifli Jalan DI Penjaitan Gang Putri Balkis II No.09 RT02/Rw02 Desa Melayu Kota Piring Kecamatan Tanjungpinang Timur, Ma’an Bin Jumrah asal Subang, Jawa Barat, Anto (Lk) asal Kupang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara, Sudar dan terakhir Selfina Sunbanu asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penulis : pet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here