Tim Badan Pengawas Tenaga Nuklir Periksa Muatan MV Ocean Carrier, Batam (9/2/2016)

BATAM, SIJORITODAY.com—Rumor media massa yang menyebutkan MV Ocean Carrier kapal kargo berbendera China Hongkong mengangkut uranium ternyata tidak benar. Hasil pemeriksaan Badan Pengawas Tenaga Nuklir menyatakan muatan kapal hanya berupa pasir besi.

Untuk membuktikan tidak adanya muatan kapal berupa uranium atau limbah berbahaya yang diangkut kapal kargo MV Ocean Carrier. Tim Badan Pengawas Tenaga Nuklir disingkat Bapeten melakukan pemeriksaan terhadap muatan kapal di seluruh palka kapal yang sedang lego jangkar di sekitar perairan pulau Sambu, Batam, Selasa (9/2/2016).

Pemeriksaan yang dilakukan Bapeten dengan mengunakan TNT Finder dan Red Eyes menyatakan, bahwa muatan kapal kargo MV Ocean Carrier hanya berupa bahan tambang pasir besi. Bapeten juga mengambil contoh dari masing masing palka kapal guna dilakukan penelitian lebih lanjut.

Komandan Badan Keamanan Laut Zona A, Laksamana Pertama, UK Agung yang turut menyaksikan pemeriksaan muatan kapal kargo MV Ocean oleh tim Bapeten mengatakan, pemeriksaan ulang dilakukan dikarenakan beredarnya rumor di media dan masyarakat yang menyebutkan  kapal kargo MV Ocean Carrier membawa uranium dan limbah berbahaya lain yang dapat menganggu keselamatan bersama.

“Rumor yang berkembang dilingkungan media maupun masyarakat sekali lagi saya nyatakan tidak terbukti”, ujar Laksamana Pertama UK Agung dihadapan sejumlah juralis di Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang, Batam.

Komandan Bakamla Laksamana Pertama UK Agung menegaskan, “perairan Kepulauan Riau sebagai perairan yang sangat padat, tidak menjadi main main. Seluruh rekan-rekan media jangan mengembangkan kalimat kalimat atau suara suara yang bisa menimbulakan masalah seperti ini kalo tidak tau”.

Kapal Kargo MV Ocean Carrier  dengan muatan 55.000.000 ton pasir besi pada Rabu (3/2/2016) mengalami  kandas di sekitar perairan Suar Tanjung Berendi tidak jauh dari Pulau Sambu Kecil, Batam, Kepulauan Riau. Kapal berlayar dari negara Iran dengan pelabuhan tujuan China.

Menurut rencana MV Ocean Carrier segera melanjutkan perjalanan setelah mendapatkan izin dari otoritas pelayaran setempat.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here