PKS KEPRI Akan Mulai Melakukan Survey Untuk Pilwako Tanjungpinang (15/2) Foto : wan

BATAM , SIJORI TODAY, com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai melakukan persiapan untuk Pilkada serentak tahap II di Indonesia yang akan berlangsung pada tahun 2017 mendatang. Untuk Provinsi Kepri, PKS pada bulan Maret 2016 nanti mulai melakukan survey kandidat  serta pembentukan tim Pilkada dalam menyikapi agenda Pilkada. 

Demikian diungkapkan Ketua DPW PKS Kepri Raden Hari Tjahyono, Sabtu (13/2) usai dilantik Presiden PKS, M Sohibul Iman. Seleksi diakui akan dilakukan untuk kader di internal partai. Selain itu, akan dijaring juga figur eksternal untuk diusung atau dipasangkan dengan kader internal partai.

“Kita sudah membentuk tim. Kami juga sudah menyusun nama. Maret kita akan melakukan survey,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan menyiapkan langkah strategis dalam menghadapi Pilkada Kota Tanjungpinang nanti. Terbuka kesempatan bagi setiap kader partai untuk diusung, begitu juga dari eksternal. Koalisi di Pilwako Tanjungpinang, PKS terbuka dengan semua partai.

“Kita juga sudah komunikasi dengan partai-partai lain untuk berkoalisi,” imbuhnya.

Sementara itu, ditempat sama, Presiden PKS M Sohibul Iman mengatakan, menyerahkan proses seleksi calon yang akan diusung di Pilkada Tanjungpinang kepada pengurus di daerah. Sesuai mekanisme partai dilakukan survey dan  pemilihan dilakukan terhadap seluruh kader partai mulai dari bawah.

“Sebelum diajukan untuk disetujui pusat, akan dilakukan juga nanti Pemira. Itu biasanya. Silahkan dilakukan prosesnya untuk segera diajukan ke pusat,” himbaunya.

Presiden PKS meminta semua kader partai, untuk memperkuat barisan, menyambut agenda-agenda politik. Untuk menghindari adanya potensi permasalahan, seluruh kader partai agar fokus dalam menjalankan visi misi yang telah disusun.

“Seluruh kader PKS termasuk Kepri agar langsung bekerja usai Rakorwil agar visi misi partai bisa tercapai,” himbaunya, pada acara pelantikan yang digelar bersamaan dengan Rakorwil itu.

Partai Keadilan Sejahtera  berkeinginan umat Islam Indonesia menjadi kontributor peradapan. Kader PKS harus menyadari visi misi besar partai yang harus diperjuangkan.

“Kader PKS harus proaktif dan partisipatif dalam mengembangkan partai. Termasuk menjalin komunikasi tanpa hambatan antar kader agar program berjalan dengan maksimal,” Tutupnya.

Penulis : pet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here