BATAM, SIJORI TODAY.com—MT Tabongane 19 bermuatan 1.115 kiloliter minyak mentah (Crude Oil) ditangkap kapal patroli BC-7006 di sekitar perairan Kabupaten Natuna, Selasa (22/3). 3 orang ditetapkan sebagai tersangka, salah seorang diantaranya berkewarga negaraan asing. Dari hasil penyelidikan sementara pihak Bea dan Cukai, minyak mentah diduga merupakan hasil pencurian minyak mentah milik Pertamina di Sumatera Selatan.

Kepala kantor wilayah khusus Bea dan Cukai Kepulauan Riau, Parjiya ketika dijumpai di Tanjungbalai Karimun, Rabu (23/3) mengungkapkan, MT Tabongane 19 dinahkodai oleh inisial MA dengan 12 orang anak buah kapal. Dari pengakuan nahkoda kapal, rencanyanya transaksi minyak mentah senilai 4 milyar rupiah akan dilakukan di wilayah West OPL (Out Port Limit) Singapura,

Motor Tanker Tabongane 19 tidak dilengkapi dengan dokumen pelindung yang sah. Selain itu 3 orang yang berada diatas kapal tidak terdaftar didalam crewlist. Menurut pengakuan nahkoda mereka naik keatas kapal ketika kapal berada di perairan Batam.

Bea dan Cukai telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka masing-masing inisial MA (nahkoda), AMJ (Mualim I) serta inisial MFJ warga negara asing yang berperan sebagai broker dalam transaksi jual beli minyak mentah. Para tersangka dikenakan undang-undang tentang kepabeanan.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here