Kapal Armada Salvage 8 dengan sejumlah barang barang mencurigakan diamankan warga perairan Tokoli, Selat Pintu, Kabupaten Lingga, Satu (26/3). Foto : sat

LINGGA, SIJORI TODAY.com— Sebuah kapal yang mencurigakan diamakan warga perairan Tokoli, Selat Pintu, Kabupaten Lingga, Sabtu (26/3). Kapal Armada Salvage 8 dengan 18 orang anak buah kapal berkewarga negaran asing (WNA) diduga melakukan aktifitas penjarahan barang berharga bawah laut.

Warga ramai-ramai mengamankan kapal Armada Salvage 8 dan melaporkan aktifitas kapal tersebut kepada Bupati Kabupaten Lingga Alias Wello serta pihak Kapolsek Senayang.

“Kapal berperangkat canggih ada kren juga dan semacamnya, gak mungkin sesat,” ujar salah seorang warga.

Sementara itu, Kapolsek Senayang, AKP Yuhendri mengatakan, kapal tersebut mengantongi izin beroperasi namun untuk wilayah Batam. Sedangkan warga mengamankan mereka saat beroperasi pada titik koordinat yang salah yakni di perairan Kabupaten Lingga.

“Mereka mengantongi izin dari Dirjen Kelautan untuk membersihkan jalur pelayaran, namun seharusnya beroperasi di kawasan Batam,” ujar Yuhendri.

Kapal Armada Salvage 8 dengan lambung yang besar juga dilengkapi kren raksasa untuk mengangkut barang-barang bawah laut. Di atas kapal tersebut juga terlihat sejumlah tumpukan barang bekas yang telah diangkat dari dasar laut.

Untuk selanjutnya, pihak Kepolisian setempat mengiring kapal Armada Salvage 8 menuju Dabo Singkep guna penyelidikan lebih lanjut. Begitu juga dengan 18 ABK berkewarga negara China serta 3 warga negara Indoensia dengan dokumen yag tidak jelas.

Wilayah perairan Tokoli sejak dahlu kala telah menjadi jalur perdagangan laut. Banyak kapal pedagang asal China mengangkut beragam harta benda seperti piring, guci dan barang lainnya yang karam di wilayah perairan tersebut.

Penulis : sat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here