Ima Matul Maisaroh berpose bersama Presiden AS Barrack Obama. Foto : ist

JAKARTA, SIJORITODAY.com – -Ima Matul Maisaroh, perempuan asal Desa Gondanglegi, Malang, Jawa Timur, akan berpidato di depan puluhan ribu delegasi dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar di Philadelphia, Pennsylvania, AS, pada hari Selasa 26 Juli 2016 esok.

Srikandi asal Indonesia tersebut bersama belasan senator dan pembicara bergengsi lainnya akan tampil di panggung utama Stadion Wells Fargo.

‘’Surat undangan resmi yang dikirim Komite Nasional Partai Demokrat baru saja saya terima Sabtu sore,’’  kata Ima dengan nada gembira.

Diajang itulah, nantinya Partai Demokrat AS secara resmi akan memilih Hillary Rodham Clinton sebagai kandidat utama dan Senator Tim Kaine sebagai wakil presiden, dalam Pemilihan Presiden AS November 2016 nanti.

‘’Selain menyampaikan pidato mengenai pengalaman saya sebagai korban perbudakan manusia, saya juga menyampaikan program-program penanggulangan perbudakan dan perdagangan manusia yang telah dilakukan Hillary Clinton,’’ tutur Ima Matul.

Sejak tahun 2012 menjadi staf CAST, Coalition to Abolish Slavery & Trafficking. Ima menjabat sebagai organisator atau koordinator para korban Perbudakan dan Perdagangan Manusia CAST. Organisasi nirlaba ini yang menolongnya setelah melarikan diri dari siksaan bekas majikannya di Los Angeles.

Ima Matul Maisaroh, adalah korban perbudakan. Selama tiga tahun harus bekerja lebih dari 12 jam. Hampir setiap hari menjalani siksaan dan pukulan dari majikannya, seorang warga keturunan yang menjadi interior designer asal Indonesia di Amerika Serikat. Untuk kesalahan kecil yang dibuatnya, Ima harus menerima pukulan dan tamparan berkali-kali.

Pada tahun 2000, perempuan desa ini nekat menyisipkan sebuah notes kecil berisi ‘Permintaan Tolong’ kepada seorang penjaga bayi tetangganya. Tetangga majikan itulah yang kemudian menolong Ima melarikan diri dari rumah majikannya dan mengantarkannya ke kantor CAST.

Dengan berbagai alasan, kasus penyiksaan yang dilakukan majikan Ima, tidak sampai ketingkat persidangan. Namun karirnya sebagai aktivis makin menanjak dan berhasil diundang ke berbagai pertemuan tingkat tinggi di Washington DC.

Bertemu dengan para pejabat tinggi seperti Menteri Luar Negeri John Kerry, bahkan dengan Presiden Barrack Obama, sudah pernah dilakukannya.

Ada satu orang yang ingin ditemuinya yakni, Hillary Rodham Clinton yang kini menjadi kandidat presiden dari Partai Demokrat.

‘’Saya belum pernah bertemu dengan Hillary Clinton,’’ ujar Ima Mastul. Srikandi dari Jawa Timur ini berharap bisa bertemu dengan Hillary Clinton di acara Nasional Partai Demokrat di Philadelphia.

’’Dia satu-satunya pejabat tinggi AS yang punya program membantu para korban perbudakan dan perdagangan manusia, dengan menyumbang dana lewat Clinton Foundation,’’ kata Ima.

Sumber : CAST

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here