Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari di Tanjungpinang, Jum'at (5/8). Foto : akok

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– -Badan Narkotika Nasional berhasil mengamankan 104 kilogram narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang disembunyikan dalam 4 buah ban. Kedua jenis narkotika tersebut berasal dari negara tetangga Malaysia.

Deputi Pemberantasan Bandan Narkotika Nasional, Arman Depari mengatakan, telah menangkap 3 orang tersangka masing-masing inisial SUY, DI serta ID di toko Taya Ban yang berlokasi di jalan Gatot Subroto, Batu 5, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau pada Kamis (4/8) kemarin.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak BNN menemukan narkotika yang disembunyikan dalam 4 (empat) buah ban. Narkotika jenis sabu sebanyak 71 bungkus dengan berat sekitar 80 kilogram serta narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 120.000 butir atau dengan berat sekitar 24 kilogram.

Dari hasil penyelidikan diketahui nakotika berasal dari daerah Johor Bharu, Malaysia. Sebelum berhasil ditangkap, dari Johor Bahru, Malaysia narkotika dibawa ke pulau Sugi, Moro. Kemudian dari sana dibawa lagi ke Tanjung Batu dilanjutkan menuju Tanjungpinang.

“Nah, Rencananya narkotika tersebut akan dikirim ke Batam, Jakarta, Surabaya dan ke Makasar. Nah, Makasar akan dijadikan distribusi untuk daerah wilayah Indonesia timur. Jakarta dan Surabaya untuk pulau-pulau Jawa dan Batam sekitar Kepri dan Riau” ungkap Arman.

Menurut rencana 2 orang tersangka serta barang bukti berupa narkoba, 2 unit mobil masing-masing Daihatsu Feroza warna hijau BM 1463 JL, Suzuki Escudo warna merah BM 1649 NM serta beberapa unit telepon seluler dan tas milik para tersangka, akan dibawa menuju Jakarta untuk kepentingan pengembangan.

Sementara itu, tersangka SUY yang sempat mencoba melarikan diri pada saat ditangkap dan kemudian terjun dari lantai 3 toko Taya Ban. Pada Kamis malam sekitar pukul 20:30 Wib akhirnya meningal dunia di IGD RSUD Kota Tanjungpinang.

 

Penulis : akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here