Unit 1 Western Fleet Quick Respons (WFQR) TNI Angkatan Laut Bidang Kejahatan Kekerasan di Laut Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjung Pinang, berhasil menangkap terduga perompak Kapal Tanker Ad Matsu, Jumat malam (12/08) di Pulau Belakang Padang, Batam. Foto : ist

BATAM, SIJORITODAY.com– -Unit 1 Western Fleet Quick Respons (WFQR) TNI Angkatan Laut Bidang Kejahatan Kekerasan di Laut Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjung Pinang, berhasil menangkap terduga perompak Kapal Tanker Ad Matsu, Jumat malam (12/08) di Pulau Belakang Padang, Batam.

Laporan perompakan terhadap Kapal Tanker berbendera Singapura tersebut, diterima sesuai laporan ILO/IFC terjadi di 02° 00.93E -104° 52.94E , 34NM SE of Pulau Aur, Johor, Malaysia.

Pelaku perompakan yang berhasil ditangkap Henry Alfree Bakari Bin Hengki. Pelaku merupakan residivis yang sebelumnya telah menjalani hukuman penjara di Lapas Tembesi dalam kasus menyimpan amunisi tanpak izin/ilegal.

Pelaku Henry beserta kawanannya berangkat melalui darat dari P. Belakang Padang menemui lima orang rekannya di Tanjung Berakit, Bintan. Selanjutnya para pelaku dengan menggunakan boat pancung kayu mesin 40 PK berangkat dari Tanjung Berakit, Bintan Kepulauan Riau menuju selatan Pulau Mangkai.

Mereka kemudian mendapatkan sasaran Kapal MT AD Matsu di Pulau Aur. Selaku juru mudi, Hengky mendapat bagian 100 US Dolar dan Rp. 500.000.  Saat ini TNI Angkatan Laut masih melakukan pengejaran terhadap pelaku perompakan lainnya.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here