Gubernur Kepuluan Riau Nurdin Basirun usai memberikan remisi hari kemerdekaan RI Ke-71 di Lapas kelas II A Tanjungpinang, Rabu (17/8). Foto : akok

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Dalam Rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 71, Gubernur Kepri H.Nurdin Basirun memberikan Remisi Umum kepada warga binaan di Lapas Kelas II A Tanjungpinang.

Kepala Kanwil Kemenhumham Provinsi Kepri Ohan Suryana dalam sambutannya mengatakan, pemberian remisi sehubungan perayaan hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia termasuk salah satu upaya mendorong warga binaan untuk berpelakuan baik. Selain itu dapat juga mengurangi kelebihan kapasitas di Lembaga Permasyarakatan.

“Ada 8 lapas over kapasitas di Provinsi Kepri atau sebanyak 54 persen. Namun kasus yang sangat menonjol adalah kasus Narkoba,” katanya.

Jumlah keseluruhan warga binaan yang mendapatkan remisi pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-71 Thun 2016, sebanyak 1.527 orang. 72 orang diantaranya mendapatkan remisi umum RU II langsung bebas.

Ditempat yang sama Kalapas kelas II A Tanjungpinang Djoko Pratito mengatakan, di Lapas kelas II A Tanjungpinang sebanyak 10 orang dibebaskan karena mendapatkan remisi. Mereka terdiri dari 8 orang kasus pencurian dan 2 orang lainnya kasus penipuan,

Total jumlah warga binaan di Lapas kelas II A Tanjungpinang yang memperoleh remisi sebanyak 332 orang dari 523 orang warga binaan penghuni Lapas.

Sementara itu, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyampaikan pada warga binaan yang mendapatkan remisi untuk menjadikan ini suatu cobaan dan kesilapan masa lalu. Semoga tidak mengulangi kembali, tabah dan sabar menjalani hidup di tengah masyarakat.

Terkait permasalahan narkoba, Nurdin mengatakan narkoba merupakan ancaman besar bagi masyarakat. Gubernur meminta untuk memperketat jaringan narkoba di seluruh Lapas yang ada di Kepri. Gubernur telah mengintruksikan kepada pihak Kemenhumham Kepri untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terus menerus sehingga semua Lapas dan Rutan menuju kondisi zero narkoba.

“saya meminta kepada lapas agar bekerja secara integritas dan saya mengucapkan selamat yang telah mendapatkan remisi semoga terus bisa mentaati agama,” tegasnya.
Adam salah satu warga binaan yang mendapatkan remisi pada sijoritoday.com mengungkapkan kegembiraannya karena bisa secepatnya bertemu dengan sanak saudara.

“saya kalau tidak dapat remisi ini, saya menjalankan hukuman 3 bulan lagi, alhamdulillah saya bisa jumpa dengan keluarga” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Kepri Nurdin Basirun juga menghimbau bagi warga binaan yang tidak mendapatkan remisi semoga diberi kesabaran.

Usai acara pemberian remisi Nurdin Basirun menyempatkan membeli hiasan hasil produksi warga binaan yang kemudian disumbangkan ke masjid yang ada di dalam Lapas.

 

Penulis : akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here