TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun ini masih terfokus kepada perusahaan yang menengah kebawah , seperti Swalayan yang karyawan nya mencapai 5 orang hingga 10, toko-toko serta Koperasi yang ada.

Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Tanjungpinang Gunardi Chandra membeberkan ada sekitar 800 perusahaan besar yang telah terdaftar di BPJS Kesehatan khususnya di 5 wilayah kabupaten/kota.

“Terkait masalah iuran Di 800 perusahaan tersebut sekitar 98 persen mereka lancar dalam membayar iuran,” katanya di warung kopi Pesko Km.9, Rabu (19/10).

Namun, bagi perusahaan yang kecil pihaknya telah mengupayakan semaksimal mungkin untuk segera terdaftar di BPJS Kesehatan.

“Secara tertulis kita sudah sampaikan bahwa ada kewajiban untuk mendaftarkan ke BPJS kesehatan ,”pungkasnya.

Agar terdaftar ke BPJS Kesehatan bagi perusahaan yang kecil, kata Gunardi, pihaknya telah mengupayakan mendatangi perusahaan-perusahaan kecil yang ada, selain itu, dalam upaya ini juga bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Tanjungpinang.

“Upaya-upaya tersebut salah satu bentuk agar perusahaan kecil bisa terdaftar di BPJS Kesehatan dan ini juga merupakan kewajiban mereka,”imbuhnya.

Namun,disinggung terkait Penunggakan, ternyata tidak hanya Jamkesda Pemko Tanjungpinang, secara perorangan di wilayah kota Tanjungpinang mencapai 52 persen yang nunggak, artinya dalam pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang lancar hanya 48 persen.

“Secara perorangan juga sekitar 52 persen nunggak, dan 48 persen saja yang lancar,”paparnya.

 

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here