TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Festival Drum Band yang digelar dilapangan pamedan, diwarnai dengan robohnya tenda, akibatnya Empat korban dilarikan ke Rumah sakit, Selasa (25/10)

Ke empat korban tersebut adalah Putri SMK Widya, Silviana SMAN 3, Ade Neza, SMA N 1 Kota Tanjungpinang dan Ina SMA 3 Bintan. Masing – masing dilarikan ke Rumah sakit terdekat.

Kasat Pol PP kota Tanjungpinang Irianto yang juga selaku Penanggung jawab keamanan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

“Saya harus mengunjungi rumah korban, ini pak wako tugaskan saya, untuk memastikan kondisi korban,”Ungkap Irianto sembari meninggalkan lapangan pamedan.

Irianto usai mengunjungi korban yang berada di Jalan Penyengat II No 1 itu menjelaskan kronologi salah satu korban yang berasal sari SMAN 1 Tanjungpinang itu.

“Korban mengalami luka lecet dibagian tangan, Kepala, dan memar dibagian punggung, Ade Neza merupakan Juru Camera dari SMAN 1, “jelas Irianto.

Irianto menceritakan pada saat itu, tenda pelan-pelan turun, namun belum sempat keluar, korban udah tertimpa.

“Dia tertimpa, beruntung dia diselamatkan oleh TNI AD. Ada enam TNI AD yang mengangkat tenda tersebut, sehingga dia tidak mengalami luka serius,”Ungkap Irianto.

Irianto menambahkan, kedatangannya kerumah korban, merupakan atensi dari Walikota Tanjungpinang. “Ini walikota langsung memerintahkan saya, untuk mengunjungi korban, jadi pak wali, betul-betul serius dalam memperhatikan para korban itu,”sebutnya.

Irianto juga membenarkan ke empat korban tersebut, “Iya betul, ada empat korbannya, dan saya telah laporkan kepada pak walikota,”katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Sigit Rahman yang dihubungi terpisah malah mengaku tidak ada korban yang tertimpa tenda.

“Kalau tertimpa tenda itu gak ada, mungkin mereka panik, karna hujan. saya dilokasi tadi, ini saya masih basah, gak ada itu tertimpa tenda,”ungkap Sigit Rahmad ketika dihubungi.

Lanjutnya, justru yang tertimpa tenda adalah dua unit sepeda motor, milik pedagang jambu.

“Tidak ada korban, yang ada motor penjual jambu kristal,”Jelasnya.

Sementara Salah satu paman korban H. ST Muhammad mengatakan dari ke empat korban itu, salah satunya adalah keponakannya.

“Iya itu keponakan saya, ade Neza, SMA N 1 Kota Tanjungpinang, tadi dilarikan ke Puskesmas terdekat. Alhamdulillah, hanya luka dibagian kepala dan lengan aja, tidak sampai sobek,Tadi saya hubungi keluarga, udah kembali kerumahnya,”ungkapnya

 

Penulis : Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here