TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – DPRD Kepri mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyertaan Modal non Kas Pemerintah Provinsi Kepri menjadi Peraturan Daerah (Perda) untuk PDAM Tirta Kepri.

Penyertaan modal ini sendiri merupakan solusi penyehatan perusahaan air minum di Provinsi Kepri.

Hal ini dijabarkan Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. “PDAM telah memasuki era baru pelayanan. Dengan tambah penyertaan modal ini, PDAM bisa fokus melayani masyarakat tanpa harus terbebani hutang,” kata Jumaga, Jum’at (28/10) usai paripurna di Gedung DPRD Kepri, Dompak.

Lanjut Jumaga, DPRD Kepri akan terus mengamati perkembangan PDAM kedepannya. “Jika memang kinerjanya baik, bukan tidak mungkin kedepan DPRD bersama pemerintah menambah modal ke PDAM,” ucapnya.

Sementara, Ketua Pansus Penyertaan Modal PDAM, Ing Iskandarsyah mengharapkan, agar PDAM terus berbenah, dan tidak ada lagi masyarakat yang tidak menikmati akses air bersih.

“Jika pelayanan baik dan bisa dinikmati semua masyarakat Kepri, nanti PDAM bisa memperoleh pemasukan yang dapat disetor ke pemasukan daerah,” kata Iskandarsyah.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengucapkan terimakasih kepada DPRD Kepri yang berhasil mengebut pengesahan Perda ini.

“Kami meminta kepada PDAM untuk dapat bekerja dengan baik melihat semangat dari rekan-rekan DPRD,” kata Nurdin. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here