TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Hj. Maria istri dari Haji Muhammad Johan ikwan (58) merasa tertipu oleh Windra Jhoni karena telah membeli rumah dijalan Pramuka Lorong Bawean Blok A No.11 kelurahan Tanjung Ayun Sakti yang sebelumnya milik Windra Jhoni yang telah dijual kepada pihak kedua bernama HJ.Maria pada Tanggal 15 Juni 2015 silam, namun belum bisa di tempati hingga sekarang.

Hj. Maria melalui Suami nya Haji Muhammad Johan menceritakan awalnya Windra Jhoni pengusaha rumah makan Padang di depan Asrama Haji Tanjungpinang itu datang ke kediaman nya di selera Bintan dengan raut muka sedih karena terlilit hutang di Bank Syakirat Madani.

“Dia memohon kepada saya untuk membeli rumah nya seharga 400 Juta, karena saya kasian lalu saya coba konsultasi kepada istri dan istri menyetujui. Kemudian kami meninjau kerumahnya akhirnya kami menawar kembali harga rumah menjadi 300 Juta dan sudah disetujui dan memutuskan untuk membeli,” ucap Hj.Johan.

Lanjut Haji Johan, Kemudian Windra Jhoni datang kembali untuk meminta DP rumah terlebih dahulu sebesar 50 juta, dan yang kedua 40Juta, ketiga 30 juta, dan ke empat 60 Juta, ke lima 30juta, total keseluruhan 210 Juta dengan bertahap diberikan lengkap dengan kwitansi.

“Artinya tinggal 90 Juta saya mesti membayar sisa dari yang sudah diambil nya, sementara yang terakhir saat ingin menyelesaikan utang yang tergadai surat rumah di Bank senilai Rp. 1.16.475.000,-, karena harga rumah tersebut berdasarkan perjanjian senilai 300 Juta. Windra Jhoni pun jadi terhutang 26 Juta ke saya,” tukas nya.

Setelah sudah terurus mulai dari akta notaris, utang piutang di Bank, PBB, serta balik nama atas nama Hj. Maria juga sudah dirubah. Windra Jhoni pun hingga sekarang belum ada kejelasan, sebab mantan istri dari Windra Jhoni bernama Rina Artati masih menempati rumah yang sudah dibeli nya.

“Padahal sudah diperingatkan ke pak RT setempat , RT kepada saya mengatakan mantan istri Windra sudah membeli kembali rumah tersebut kepada Windra Jhoni, sementara di akta notaris jual beli jelas-jelas sudah di balik nama dari Windra Jhoni ke Istri saya Hj. Maria,di sertifikat atas nama istri saya,” ucapnya.

Haji Johan mengatakan bahwa Windra Jhoni setelah dirinya menanyakan bagaimana rumah yang telah dibeli nya, Windra Jhoni pun terus menjanjikan Sabar dan Sabar.

Inilah rumah yang sudah dibeli Haji M. Johan kepada Windra Jhoni

“Sekitar 8 Bulan mantan Istri nya sudah tempati rumah atas nama Istri saya, saya pun sudah peringatkan berkali-kali ke Windra Jhoni dan dia bilang saba- sabar,” ujarnya.

Akibat sudah ada upaya peringatan ke Windra Jhoni, pemilik rumah pun tidak senang dan melaporkan Windra Jhoni atas dugaan Penipuan dan Penggelapan di Polsek Bukit Bestari Dengan Laporan Polisi Nomor : LP-B/19/III/2016/Kepri/RES TPI/ SEK BESTARI, tanggal 15 Maret 2016.

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Jumhur melalui Panit Reskrim Ipda Raja Vindho mengatakan proses kasus yang dilaporkan Haji Johan Masih dalam Lidik pihak kepolisian.

“Hal ini bisa perdata, kemungkinan kecil itu pidana. Kita sudah berkordinasi pihak -pihak terkait,” ungkapnya usai press realeas pencurian dengan penggelapan, Senin (20/02).

Lebih lanjut dikatakannya, perkara akan ditingkatkan menjadi penyelidikan dan akan kita gelar perkara secepatnya.

Selain itu, Raja Vindho meyakinkan bahwa surat yang dimiliki Hj.Maria istri dari Haji Johan sudah terbukti SAH dan mutlak dimiliki oleh Hj. Maria.

“Surat menyurat sudah lengkap dan kuat, mulai dari akta notaris, PBB, sertifikat, itu rumah sudah dibeli Hj.Maria, Namun masih dalam penyelidikan pihak kita,dan akan kita gelar perkara secepatnya,” katanya.

 

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here