TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perhubungan melaksanakan pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk membahas  kelangsungan pembangunan pelabuhan Dompak dan pelabuhan Tanjung Moco yang sudah dimulai sejak tahun 2009 lalu.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Direktur Kepelabuhanan Kementrian Perhubungan Mauritz H.M. Sibarani bertempat di kantor Kementrian Perhubungan, Jakarta , Kamis (23/2) ini dihadiri Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, S.Pd, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Abu Mansyur, S.Sos, Kabag pemerintahan Agustiawarman, Kabid Kepelabuhanan Provinsi Kepri Azis D. Jou serta Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang Rajiman Sibarani menghasilkan beberapa kesepakatan untuk kelanjutan pelabuhan Tanjung Moco dan pelabuhan Dompak.

Direktur Kepelabuhanan Kementrian Perhubungan Mauritz mengatakan, untuk kelanjutan pembangunan pelabuhan Dompak dan Tanjung Moco Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Tanjungpinang diharapkan segera menyerahkan dokumen perencanaan kepada Kemerintrian Perhubungan.

“Saat ini pelabuhan dompak sudah hampir selesai pengerjaannya, namun masih ada permasalahan yang harus diselesaikan terkait tanah. Sesuai kentuan yang berlaku bahwa pembangunan tersebut bersumber dari dana APBN maka harus ada penyerahan lahan dari Pemerintah daerah kapada pemerintah pusat,” ucapnya.

Untuk itu, ia memberi waktu 2 minggu kepastian dari pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi bersama KSOP mengukur kembali lahan tersebut khusus pelabuhan Dompak, begitu juga dengan pelabuhan Tanjung Moco. Akses jalan menuju pelabuhan Tanjung Moco juga menjadi perhatian Mouritz karena jalan menuju pelabuhan masih tanah merah dan tanah milik masyarakat, sebagian lagi kawasan milik Pemko Tanjungpinang.

Terkait hal tersebut, Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung pembangunan pelabuhan di wilayah tersebut dengan harapan Kementrian Perhubungan dapat melanjutkan sesuai rencana semula, dilengkapi dengan sarana dan prasarana.

“Menyangkut masalah tanah di lokasi tersebut, ada tanah pemko , DED juga sudah ada. DED yang ada tersebut saat ini sedang direvisi oleh Pemerintah Provinsi Kepri untuk pembangunan akses jalan menuju pelabuhan Tanjung Moco,” kata Syahrul.

 

Selain itu, pemko Tanjungpinang juga siap menghibahkan kepada Pemerintah Pusat sesuai kemampuan serta ketentuan yang berlaku. Hal tersebut bertujuan agar pembangunan yang dilaksanakan hasilnya benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Direncanakan kedepannya pelabuhan bongkar muat yang saat ini berlangsung di km. 6 akan dipindahkan ke Tanjung Moco,” tambah Syahrul.

Menyinggung pembangunan pelabuhan Dompak, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang Rajiman merasa prihatin karena kabel listrik di tempat tersebut dicuri, kaca ada yang pecah, plapon rusak, bahkan ponton juga rusak. Dengan demikian, Mauritz meminta agar KSOP segera menganggarkan, begitu juga dengan pemeliharaan. (Red/Hum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here