Sedikitnya 1100 pebalap sepeda dari 42 negara ramaikan Tour de Bintan VIII tahun 2017 yang mengambil star di Simpang Lagoi, Desa Kota Baru, Kabupaten Bintan, Sabtu (4/3). Foto : red

BINTAN, SIJORITODAY.com– – Sedikitnya 1100 pebalap sepeda dari 42 negara ramaikan Tour de Bintan VIII tahun 2017 yang mengambil star di Simpang Lagoi, Desa Kota Baru, Kabupaten Bintan, Sabtu (4/3).

Acara Tour de Bintan 2017 kali ini dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Asman Abnur didampingi Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun, Kapolda Kepri Sam Budigusdian, Bupati Bintan Apri Sujadi serta Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam.

Beberapa kelas kompetitif yang dilombakan  pada Tour de Bintan 2017 ini terbagi menjadi 4 kategori yaitu 3 kategori untuk pria dan 1 kategori untuk wanita.

Salah satunya adalah kelas Grand Frondo atau Big Ride. Kelas ini untuk pengendara sepeda yang ingin berpengalaman bersepeda seperti pesepeda profesional dengan rute penuh namun tanpa harus merasa terbebani karena berkompetisi. Gran Frondo ditujukan bagi mereka yang memiliki jiwa petualang tinggi dimana tour mencakup dua hari bersepeda dengan total lintasan 260 KM.

Sementara untuk pecinta tour yang hanya ingin bersepeda satu hari saja, dapat memilih Gran Frondo Classic dengan jarak 153 KM dan Gran Frondo Challenge 82 KM.

Tour de Bintan 2017 akan berlangsung selama tiga hari. Terhitung hari. Cabang Grand Fondo sendiri merupakan yang pertama di Asia tenggara dan hanya ada di Bintan.

Dalam kesempatan konferensi pers, MENPAN-RB Asman Abnur mengatakan jika dirinya sangat yakin perlahan namun pasti industri pariwisata akan mengalahkan segala bentuk industri lainnya yang ada. Dan Bintan adalah salah satu destinasi wisata yang akan banyak dikunjungi setelah Bali. Apalagi telah didukung dengan infrastruktur yang lengkap.

“Kita tau, Bali punya budaya dan keindahan alam. Begitu juga Bintan. Bahkan nilai plus untuk Bintan karena  dekat dengan Singapura dan pintu masuknya lebih besar dibanding Bali. Tentu ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa,” kata Asman Abnur.

Industri pariwisata, lanjut Asman tidak ada matinya. Modal kecil, yang penting banyakin iven dan hidupkan budaya.

“Saya optimis Bintan akan lebih maju dari Bali. Bintan juga indah, aman dan nyaman,” ujarnya kepada media seraya mengajak agar seluruh media yang ada ikut mempromosikan keindahan Bintan.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengatakan, dari Bintan, Kepri mencoba menyusun harapan. Dia mengajak seluruh masyarakat Kepri bersama aparat Pemkab Bintan agar bahu-membahu untuk terus meningkatkan kunjungan wisman.

“Rasa aman dan nyaman adalah hal utama yg diinginkan wisatawan. Terimakasih kepada Polda Kepri yang telah menciptakan rasa aman di Kepri. Begitu juga kepada masyarakat yang dengan sadar serta pengertian telah menciptakan rasa aman dan nyaman di negeri yang kita cintai ini,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Bintan Apri Sujadi optimis, bahwa Bintan akan terus berupaya agar bisa menjadi salah satu destinasi sport di dunia. Sejauh ini sudah ada enam event internasional yang digelar setiap tahun di Kabupaten Bintan, diantaranya Metaman, Spartan, Triatlon serta Tour de Bintan.

“Kita tau hari ini ada 1100 pebalap dari 42 negara yang ikut Tour de Bintan 2017. Semoga mereka menjadi duta untuk mempromosikan Bintan di Negaranya nanti. Agar target pencapaia wisman sebanyak 500 ribu tahun ini bisa tercapai,” ujar Apri.

Jumlah kunjungan wisman di Bintan tahun 2016 sebanyak 305 ribu. Jauh lebih banyak dari penduduk Bintan yang hanya sekitar 1.500. Dan untuk tahun 2017 ini Bintan mendapat target kunjungan hingga 500 ribu wisman per tahun.

Dari sisi keamanan Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan pihaknya selalu siap menjalankan tugas untuk mendukung setiap kegiatan atau iven yang dilaksanakan di Kepulauan Riau, termasuk di Bintan.

“Kami siap mengamankan setiap iven pariwisata diseluruh Kepri. Ini sudah beberapa kali dilakukan di Bintan.  Dan kita juga berharap agar Bintan bisa menjadi salah satu destinasi wisata kedua di Indonesia setelah Bali. Dan masyarakat agar ikut mendukung keamanan dan kenyamanan di Bintan tentunya. Karena dengan demikian  akan banyak yang diuntungkan, termasuk masyarakat itu sendiri,” kata Sam Budigusdian.

Penulis : red/pandi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here