Bhakti Sosial Kesehatan Lantamal IV TNI Angkatan Laut di Pulau Mantang Baru Kabupaten Bintan Kepri, Rabu (15/03). Foto : dispen lantamal IV

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang menyelenggarakan kegiatan Bhakti Sosial Kesehatan TNI Angkatan Laut di Pulau Mantang Baru Kabupaten Bintan Kepri, Rabu (15/03).

Danlantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E. mengatakan,  Bhakti Sosial Kesehatan TNI Angkatan Laut yang diselenggarakan merupakan wujud komitmen Lantamal IV untuk senantiasa memelihara dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sekaligus membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Untuk itu, Lantamal IV bertekad akan terus melaksanakan dan mengembangkan  Bhakti Sosial Kesehatan TNI Angkatan Laut di daerah-daerah terpencil yang masih kurang pelayanan kesehatan,” tutur Danlantamal IV.

Lebih lanjut Danlantamal IV mengungkapkan, Lantamal IV melalui Dispotmar dalam menjalankan tugas bidang teritorial bertanggungjawab untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya masyarakat pesisir. Potensi sumber daya alam yang tersedia diolah sedemikian rupa sehingga mampu memberikan nilai ekonomis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam upayanya memberdayakan masyarakat pesisir, Lantamal IV senantiasa bersinergi dengan berbagai stakeholder yang ada di wilayah Kepri sehingga upaya-upaya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat pesisir dapat dilakukan secara terarah dan berkesinambungan,” pungkasnya.

Tim satgas gabungan yang diturunkan kali ini terdiri dari Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal IV, Satkamla dan didukung oleh personel Dispotmar Lantamal IV, dipimpin langsung Kadispotmar Lantamal IV Letkol Laut (KH) Safrudin,S.Ag. Kegiatan yang berlangsung selama sehari itu memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan dan pengobatan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), gangguan system pencernaan (gastritis), kelainan kulit (dermatitis), Hipertensi, infeksi telinga (otitis eksterna), rematik (rheumatoid arthritis) dan demam (febris).

Sementara itu, sejak pagi hari hingga menjelang siang, Kal Pintar atau biasa masyarakat setempat mengenalnya dengan perpustakaan terapung terus dibanjiri pelajar  dipulau tersebut. Mengingat keterbatasan ruang yang ada Kal Pintar panitia sengaja mengatur waktu berkunjung secara bergilir, pengunjung pertama menerima 120 siswa siswi SD Mantang dilanjutkan menerima kunjungan 130 orang siswa siswi SMP Mantang.

Walaupun ruang Kal Pintar agak sempit namun tampak para pelajar sangat antusias membaca koleksi ribuan buku yang tertatah rapi dilemari dan rak buku, hal ini terbantu dengan suasana yang nyaman karena dilengkapi dengan alat pendingin ruangan AC sehingga para pelajar betah berlama-lama didalam kapal.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here