Tambang Timah Illegal di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Foto : jon cosmos

LINGGA, SIJORITODAY.com– – Dampak penambangan timah ilegal bukan hanya mencemari lingkungan namun juga mencemari cadangan air minum yang ada di Dabo Singkep.

Hal tersebut disampaikan Direktur PDAM Lingga Sazali saat melakukan peninjuan di berlokasi Air Gemuruh Gunung Muncung Dabo.Menurut sajali ada dua kantong kolam cadangan yang kita gunakan untuk mengatasi kemarau atau air keruh di kolam besar, namun kini dua kolam cadangan ini tidak dapat di gunakan lagi karena adanya para pencari timah yang beroperasi di kolam tersebut.

”Kemaren kita punya kolam cadangan, tapi kini airnya tak bisa di gunakan lagi karena sudah tercemar akibat adanya penambangan timah,”imbuh Sazali beberapa waktu lalu.

Hal senada juga disampaikan Yadi seorang warga Dabo, menurutnya Dam air milik PDAM memang tidak hanya mengandalkan air cadangan tersebut. Apabila air di dam besar keruh, maka kolam-kolam kecil yang di gunakan untuk menyulai air kerumah-rumah warga,

Minimnya lapangan pekerjaan di Dabo Singkep membuat sebagian warga mencari penghasilan dengan mencari Timah meski pekerjaan tersebut dapat menggangu atau merusak ekosistem yang mengancam kepentingan orang banyak.

”Silahkan cari timah karena tak ada lapangan pekerjaan namun kalau bisa janganlah di hutan gunung muncung, karena disana tempat orang se Dabo ini mendapatkan pasokan air untuk mandi, minum dan cuci.”terang Yadi.

Sebut saja Heman salah seorang warga yang bekerja sebagai pencari timah membenarkan bahwa beberapa waktu lalu dirinya dan sejumlah kawan-kawan mencari timah di daerah gunung muncung. Herman mengaku tidak mengetahui daerah dimana mereka mencari timah merupakan area cadangan untuk suplai air ke rumah warga-warga di Dabo.

Setelah Mereka sempat ditegur beberapa warga mereka akhirnya memutuskan untuk pindah dari area tersebut. Apalagi sejak ada isu adanya aparat gabungan yang mau turun menertibkan tambang timah ilegal.

”Kalau kemaren kita mememg mencari di timah di gunung muncung, tapi sekarang tidak lagi dan alat-alat sudah kami tarik ke Dabo.”ujar pria ini dengan serius.

Penulis : Jon Cosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here