Rubuh Tanpa Sebab, Rumah bantuan Mensos RI yang berlokasi di Desa Batu Berdauan Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga. Foto : jc

LINGGA, SIJORITODAY.com– – Rumah bantuan Menteri Sosial tahun 2008 roboh tanpa sebab. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya rumah yang ditempati warga Desa Batu Berdaun, kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga tersebut.

Robohnya rumah bantuan Kementeran Sosial Republik Indonesia yang ditempati Aminah Komeng (72) menjadi perhatian sejumlah pihak.

”Untung pemiliknya sedang ke rumah familinya, kalau seandainya dia didalam rumah tidak atau apa yang terjadi’’. ujar Nasir tetangga Aminah yang di jumpai, Jumat (24/3).

Peristiwa berawal pada sekitar pukul 10:00 WIB, tiba-tiba warga sekitar mendengar bunyi yang cukup keras. Warga kemudian berlarian menuju sumber suara. Saat itulah warga melihat rumah Aminah sudah rata dengan tanah.

”Tidak ada hujan atau angin kuat pak, rumah itu roboh karena diterjang angin sepoi-sepoi pak’’. terang Nasir sambil mengeleng-ngelengkan kepala.

Sehari-harinya Aminah pemilik rumah bekerja serabutan dan tinggal sendiri di rumah tersebut. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan karena posisi bangunan runtuh menimpa seluruh isinya.

Warga sekitar tidak berani melakukan pembersihan puing-puing bekas reruntuhan rumah, menginggat rumah tersebut merupakan rumah bantuan Kementeri Sosial. Warga takut apabila nanti disalahkan.

”Kita sudah melapor pada pihak desa dengan harapan dapat dicarikan solusinya, mengingat saat ini masih banyak barang-barang diantara puing-puing rumah tersebut”. imbuhnya.

Sementara itu, Suardi alias Mus (60) salah seorang dari pihak keluarga Aminah membenarkan bahwa  Aminah berada di rumahnya untuk sementara waktu. Hingga kini Aminah belum mengetahui peristiwa yang menimpa rumah miliknya.

Pihak keluarga kawatir terjadi hal yang tidak diinginkan menginggat pemilik rumah sudah berusia lanjut.

”Saya sengaja belum kasih tau, takut nanti terjadi apa-apa, dia sudah tua masalahnya’’. ujar Mus.

Penulis : Jon Cosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here