Pukat Harimau resahan nelayan Dusun Tukul, Desa Pasir Pajang, Kecamatan Senanyang, Kabupaten Lingga. Foto : jc

LINGGA,SIJORITODAY.com– – Keresahan warga Dusun Tukul, Desa Pasir Pajang, Kecamatan Senanyang, Kabupaten Lingga makin menjadi-jadi melihat beroperasinya kapal pukat harimau atau pukat troll di wilayah perairan mereka.

Warga nelayan sudah mengeluhkan masalah tersebut mulain dari tingkat Desa, Kecamatan Kabupaten bahkan sampai ke pemerintah provinsi, namun kapal-kapal pencari ikan yang mengunakan alat tangkap yang dilarang tersebut terus beroperasi. Diduga kuat kapal kapal pukat harimau yang beroperasi di wilayah penangkapa nelayan tradisionil tersebut  milik pengusaha ikan.

”Kami sudah rapat belasan kali pak, bahkan tim kabupaten sudah sering turun ke tempat kami, namun juga kapal-kapal itu terus beroperasi’’, sebut saja Iwan (29) warga Dusun Tukul.

Menurut Iwan saat ini warga Desa Pasir Panjang terutama Dusun Tukul, sangat kesulitan untuk mendapatkan ikan atau ketam. Penyebabnya beroperasinya pukat troll sampai ke bibir-bibir pantai sehingga semua habis disikat oleh kapal-kapal pukat tersebut.

Masyarakat tidak dapat berbuat banyak sebab selain ada pengusaha dari luar Kabupaten Lingga sejumlah pengusaha ikan lokal diduga ikut serta, sehingga warga tidak dapat berbuat banyak.

”Warga Tukul juga ada yang kerja di tempat pengusaha ikan itu tapi tak banyak, itulah yang membuat kita serba salah.”tambahnya.

Permasalahan yang sama juga disampaikan Jang. Seharusnya semua pihak harus menghormati hasil keputusan rapat di provinsi beberapa waktu yang bahwa pukat troll tidak boleh beroperasi di daerah perairan Tukul, terutama di bibir-bibir pantai.

Selain merusak ekosistem beroperasinya kapal-kapal pukat harimau juga dapat menggangu nelayan-nelayan tradisional yang sehari-harinya mencari ikan dengan peralatan seadanya.

”Kita meminta tolonglah jangan beroperasi dulu, ajaklah warga duduk sama-sama untuk mencari solusi”, tutur Jang.

Hingga saat ini Kepala Desa Pasir Panjang Kecamatan Senanyang Kabupaten Lingga Ahmadun tidak dapat dikonfimasi begitu juga dengan team DKP Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lingga.

Penulis : Jon Cosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here