Tewas gantung diri, Chongli alias Alek (60) warga Jalan Pasar Lama Dabo, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga. Foto : jc

LINGGA,SIJORITODAY.com– – Lona (34) masih tidak percaya Chongli alias Alek (60) yang merupakan mertuanya harus mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di bekas ayunan anaknya.

”Tidak ada firasat apa-apa saat turun ke bawah mau beli sarapan saya lihat bapak sudah tergantung di bekas ayunan anak.”terang Lona sambil tak kuasa menyembunyikan kesedihanya Sabtu (25/3).

Kejadian bunuh diri Chongli alias Alek menarik perhatian warga sekitar ruko Jalan Pasar Lama Dabo, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga dipadati warga yang ingin mengetahui aksi bunuh diri tersebut.

Dari informasi yang diperoleh sijoritoday.com dilokasi kejadian. Korban menderita penyakit strok, diduga karena penyakitnya tak juga sembuh menjadi peyebab Alek mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

”Saya berusaha untuk menurunkan,tetapi tidak kuat. Jadi saya minta tolong.Tali itu memang ada.Dulunya dipakai untuk ayunan tidur anak-anak saya.Memang digantung disitu.”Ungkap Lona.

Ahui, salah seorang saksi di tempat kejadian perkara (TKP) menuturkan, dirinya mendengar teriakan Lona dari dalam ruko. Kemudian Ahui mendapati tubuh Alek sudah tergantung diayunan. Ahui berusaha membuka tali yang menjerat leher Alek, namun nyawa Alek tidak dapat di selamatkan.

Kapolsek Singkep, AKP Manggiring melalui Kanit Reskrim Iptu Lubis mengatakan, kejadian diperkirakan pukul 06.00 WIB. Dari keterangan sejumlah saksi diketahui bahwa Alek murni bunuh diri.

”Kalau di lihat dari posisinya Alek murni bunuh diri, hal ini juga dikuatkan keterangan dari sejumlah saksi.”terang Iptu Lubis.

Penulis : Jon Cosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here