BATAM, SIJORITODAY.com – – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPD Pekat IB ) Kota Batam, La Adi Ode, angkat bicara terkait maraknya praktek yang diduga pungli di pelabuhan Batam Center, terkait surat kelayakan berlayar. Selasa (28/03).

Ia meminta Satuan Tugas Saber Pungli (Satgas Saberpungli) untuk menangkap oknum pejabat Syahbandar terminal fery Batam Center,  karena diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terkait pemberian surat kelayakan berlayar bagi perusahaan kapal PT. Pelayaran Nasional master Asia Shipping.

“Setelah kami mendapatkan laporan dari pengusaha kapal. Kami melakukan investigasi, dan memang ditemukan dugaan pungli yang diduga dilakukan pejabat Syahbandar Batam Center,”Ungkap Adi kepada awak media.

Pungli yang dilakukan oleh Oknum Syahbandar tambah Adi, adalah seorang meminta uang pelicin pada saat mengajukan surat kelayakan berlayar.

“Ini puncak gunung es. Para operator kapal dari Batam tujuan Johor Bahru sekarang tidak sanggup lagi. Kalau setiap keluarkan surat kelayakan berlayar, mereka meminta uang pelicin terus, bisa bangkrut para operator kapal ini,”Ungkap Adi.

Adi meminta kepada tim Saber Pungli, Polda Batam, untuk melakukan investigasi terkait temuan Ormas Pekat IB. Mengingat saat ini, Pihaknya juga telah mendapatkan beberapa bukti, berupa kwitansi.

Bukti Kwitansi

“Ada beberapa bukti yang kami temukan, yakni kuitansi yang dikeluarkan salah satu perusahaan, untuk membayar Cas PPKN atau Jadwal Operasi,” ungkapnya.

Lanjut Adi, seharusnya Oknum Syahbandar tidak harus meminta uang pelicin, pasalnya secara  administrasi pihak operator kapal telah mematuhi semua ketentuan yang berlaku.

Sementara, Kepala Pelabuhan Batam Center, Triono membantah hal tersebut. Dia mengatakan tidak ada Pungli yang dilakukan di pelabuhan.

“Tidak ada pungli itu. Sekarang udah ada tim saber pungli, makanya pimpinan kami telah mewanti-wanti terkait hal tersebut,”ungkapnya.

Triono menambahkan, jika memang ada yang mengungkapkan Pungli, dia meminta untuk dibuktikan.

“Emang siapa yang bilang, buktikan aja. Kalau surat kelayakan itu yang mengeluarkan dikantor batu ampar,” terangnya. (EB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here