TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Ditengah derasnya arus Globalisasi yang tidak sedikit pengaruh negatifnya, pembinaan para pemuda harus mendapat perhatian yang signifikan.

Partai Hanura kota Tanjungpinang melihat hal ini sebagai sesuatu yang urgen untuk menjadi perhatian bersama baik oleh Pemerintah Daerah, masyarakat, kelompok kepemudaan, swasta dan semua komponen yang ada di negeri ini.

Sebagai tindak lanjut dari pemikiran tersebut, Partai Hanura Kota Tanjungpinang melalui Fraksinya di DPRD Kota Tanjungpinang telah mengajukan usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)Tentang Kepemudaan.

“Angka Pemuda secara kuantitas akan senantiasa mengalami peningkatan, partisipasi sekolah dan menempuh pendidikan tinggi pun terus mengalami kenaikan, partisipasi dalam organisasi pun terus meningkat,” kata M. Rona Andaka Ketua DPC Partai Hanura kota Tanjungpinang saat ditemui Sijoritoday.com, Rabu (29/03).

Namun disisi lain, kata Rona, angka pengangguran pada usia muda pun tidak sedikit, partisipasi aktif mereka pun dalam pembangunan masih sangat rendah. Hal ini disebabkan masih kurangnya upaya pemberdayaan yang dilakukan untuk menfasilitasi pemberdayaan tersebut.

“Untuk itu perlu adanya sebuah regulasi yang jelas didalam mengakomodir peran pemuda didaerah ini,” pungkasnya.

M. Rona Andaka juga menjelaskan bahwa pemberdayaan kepemudaan di kota Tanjungpinang tidak akan dapat berjalan maksimal bila tidak didukung oleh regulasi yang jelas dan komitmen dari semua pihak. Pemerintah Daerah dengan payung hukum berupa Perda sebagai turunan dari UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan akan dapat lebih terarah didalam menyiapkan program kepemudaan yang juga didukung oleh fasilitas dan anggaran yang memadai.

“Pemerintah Kota Tanjungpinang mempunyai beberapa OPD yang memiliki tanggung jawab dalam urusan kepemudaan. Selama ini, instansi terkait tersebut hanya sekedar menjalankan program kepemudaan tetapi belum maksimal dan terkadang tidak tepat sasaran dan memiliki ouput yang jelas terhadap pengembangan kepemudaan. Dengan adanya Perda tersebut diharapkan setiap program yang dilaksanakan akan lebih terarah, terukur dan berdampak langsung kepada pemuda itu sendiri,” ujar Daka panggilan akrabnya.

Daka berharap dengan Peraturan Daerah (Perda) yang diusulkan oleh Partai Hanura Tanjungpinang ini nantinya, selain sebagai payung hukum bagi pemberdayaan kepemudaan di kota ini, juga untuk menata organisasi kepemudaan yang ada.

“Disamping itu, diharapkan juga akan menjadi regulasi yang mengikat bagi kalangan dunia usaha untuk memperhatikan dan ikut bertanggung jawab terhadap pemberdayaan pemuda di kota Tanjungpinang ini,” cetusnya.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here