TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – –¬†Demi mempermudahkan pelayanan Kesehatan bagi masyarakat kota Tanjungpinang, BPJS Kesehatan melakukan beberapa terobosan. Salah satu terobosan yang disosialisasi kan nya adalah mengembangkan cara pendaftaran bagi peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta Mandiri.

Kepala cabang BPJS Kesehatan Tanjungpinang Leni Marlina memaparkan terkait peserta dapat dikatakan hanya 68 persen untuk kepersertaan JKN-KIS di Tanjungpinang. Sementara, untuk saat ini yang wajib menggunakan BPJS yaitu dari PNS, dan untuk perorangan sendiri itu masih kurang di Tanjungpinang.

“Di tahun 2019 setiap orang wajib ada BPJS Kesehatan dan jika tidak memiliki BPJS, ada konsekuensi nya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS akan difasilitasi melalui perluasan kanal-kanal pendaftaran yang ada, diantaranya pendaftaran melalui Care Center 1500-400 dan melalui berbagai Point Of Service (POS) publik area seperti Mall, Bank, PT Pos, Kelurahan dan Kecamatan.

“Masyarakat harus masuk dalam program yang di gagas BPJS ini, hal ini untuk kesehatan para masyarakat itu sendiri. Dan masyarakat tidak perlu khawatir jika penyakit yang diderita menggunakan BPJS Kesehatan itu Gratis atau di tanggung oleh pemerintah/BPJS, mau itu sakit jantung sampai bayar 20juta hingga 150juta jika ada kartu BPJS Kesehatan di bayarkan,”ujarnya.

Nah, hanya dengan menelpon ke Care Center 1500-400, peserta dapat melakukan pendaftaran sebagai peserta JKN-KIS. Petugas akan melakukan verifikasi data melalui komunikasi seluler dan kelengkapan data dapat dikirimkan oleh peserta melalui imeal. Selanjutnya petugas akan mengirimkan nomor Virtual Account (VA) melalui SMS atau Email.

Setelah mendapatkan nomor VA, peserta diwajibkan untuk membayar iuran pertama yang harus dibayarkan paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari setelah VA di terbitkan.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menciptakan solusi dengan sistem Dropbox yang merupakan rangkaian dari upaya strategi Customer Feedback Management Sistem (CFMS).

“Dengan adanya Dropbox ini peserta dapat mendaftar tanpa harus repot dan menyita waktu dan proses pendaftaran pun menjadi mudah selama peserta telah memenuhi dan melengkapi data yang dibutuhkan,” kata Leni.

Untuk BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, kata Leni, selain datang ke kantor cabang, peserta juga dapat melakukan pendaftaran melalui sistem Dropbox ini difasilitas kesehatan tingkat pertama swasta yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sebagai alternatif Droppoint.

“Setiap formulir yang sudah di isi jika ingin mendaftar JKN KIS di Faskes tingkat pertama, akan dijemput petugas BPJS Kesehatan untuk dilakukan entri data di kantor cabang,” ungkapnya.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here