TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – –¬†Mewakili Mendagri, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan antar Lembaga Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Nuryanto mengungkapkan bahwa Kemendagri tengah menyoroti masalah penyelesaian APBD Kepri dua tahun belakang ini yang selalu saja terlambat.

“Kepri termasuk Belakangan, memang masih ada yang belakang lagi, tapi dalam dua tahun ini tetap dibelakang dalam penyelesaian APBD Kepri,” kata Nuryanto yang menghadiri acara Musrenbang Provinsi Kepri di CK Hotel pada Selasa (05/04) malam.

Hal ini, kata Nuryanto, tentu berdampak langsung dalam pembangunan Provinsi Kepri kedepannya. Untuk itu, dia berharap agar pelaksanaan dalam pembahasan APBD Kepri kedepannya agar dapat dipercepat demi pembangunan Provinsi Kepri.

Selain berdampak ke Pembangunan daerah, hal itu juga dapat menyebabkan pelayanan kepada masyarakat akan tertunda.

“Kita ini Pelayan Masyarakat, jika ada permasalahan antara Pemerintah dan DPRD mohon untuk segera diselesaikan jangan sampai mengganggu APBD dalam penyelesaian pembahasannya,” harapnya.

Nuryanto Menambahkan, untuk tahun 2018 mendatang Mendagri meminta kepada Pemerintah baik Provinsi maupun kota/kabupaten untuk melihat dan meninjau kembali Pergub, Perda dan Perwako yang memperlambat investasi dan Proses Perizinan.

“Pemerintah pusat mengakui Kepri ini adalah central pembangunan ekonomi nasional, dan diharapkan seluruh daerah yang ada di Kepri harus bersinergi dalam pembangunan ekonomi,” harapnya.

Nuryanto meminta di acara Musrenbang Kepri 2017 ini, untuk menuju Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Provinsi Kabupaten/kota agar dapat bersinergi demi tercapainya suatu pembangunan yang merata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Provinsi Kepri.

“Marilah kita membangun Kepri, Rapatkan barisan, kepada seluruh Aparatur Sipil Negara agar meningkatkan kinerja dengan tujuan tercapainya kemakmuran rakyat,” pintanya.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here