Andi Cory Fatahudin, ketua GAPENSI Kepri di Gedung Kejaksaan Tinggi Kepri, Jum'at (2/6). Foto : beto

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Ketua Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) provinsi Kepulauan Riau akan melaporkan oknum Jaksa di Kejari Tanjungpinnag inisial A.N ke Polda Kepri serta  KPK, atas dugaan keterlibatan dalam lelang proyek di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) secara elektronik, Kepulauan Riau.

Andi Cory, ketua Gapensi Kepri, Kamis saat diwawancarai sijoritoday melalui telepon seluler mengatakan, akan bertanggungjawab penuh dengan pernyataan yang dilontarkannya bahwa adanya keterlibatan oknum Jaksa, Kejari kota Tanjungpinang atas pemenangan proyek yang dilelangkan melalui  LPSE  dan ULP Kepri.

“Dengan adanya laporan salah seorang Jaksa, yang melapor ke Polresta Tanjungpinang atas pencemaran nama baik. Saya tegaskan, saya  bertanggungjawab penuh akan hak itu, “ujar Cory.

Ditambahkan Andi Cory, dirinya akan melaporkan balik oknum Jaksa yang melaporkan dirinya ke Polresta Tanjungpinang ke Polda Kepri serta Mabes Polri.

Saya akan membuat laporan khusus atas dugaan adanya unsur Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) di LPSE dan ULP Kepri untuk diperiksa dan juga akan membawa bukti-bukti yang menunjukan adanya indikasi LPSE, ULP dan Pokja dalam praktek KKN terhadap pemenangan proyek tersebut.” tambahnya.

Menurut rencana Ketua Gapensi Kepri Andi Cory pada Senin depan (12/6) akan berangkat ke Jakarta untuk melapor ke Mabes Polri dan KPK agar perihal permainan proyek ini segera diselesaikan.

Sementara itu, Andi Arif,  Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tanjungpinang membenarkan bahwa pihaknya  melaporkan Andi Cory Ketua Gapensi Kepri ke Polres Tanjungpinang atas dugaan pencemaran nama baik, untuk selanjutnya dapat proses pihak Kepolisian.

“Terkait Andi Cory Ketua Gapensi melaporkan ke Mabes Polri dan KPK silahkan saja, itu kan hak dia,” ujarnya.

Penulis : Beto

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here