Himbauan Dewan Pers. Foto : dok
  1. TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– – Dewan Pers resmi mengeluarkan surat himbauan kepada pemerintah pusat dan di daerah se- Indonesia agar tidak melayani permintaan Tunjangan Hari Raya (THR), permintaan barang dan sumbangan dalam bentuk apapun yang mungkin diajukan oleh organisasi pers ataupun organisasi wartawan.

“Hal ini untuk menghindari penipuan oleh para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan ataupun perusahaan pers, “kata ketua Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sijoritoday.com, Rabu (7/6/2017).

Surat Edaran imbauan resmi bernomor 305/DP-K/VI/2017 tanggal 7 Juni 2017 serta disharekan ke sejumlah wartawan di Media Sosial (Medsos) maupun aplikasi Whatshap.

Surat itu ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja pemerintah pusat, Ketua Lembaga Pemerintah Non Kementrian, Kapolri, Pimpinan BUMN/BUMD, Pimpinan Perusahaan dan Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokoler Pemprov, Pemkab, Pemkot se-Indonesia.

Disurat tertulis tersebut Yosep Stanley Adi Prasetyo menegaskan, dilandasi sikap moral dan etika profesi dalam menjaga kepercayaan publik serta menegakkan integritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme kewartawanan.

“Juga untuk mendukung upaya pemberantasan peraktek korupsi yang sedang marak saat ini. Dewan Pers tidak dapat membiarkan peraktek tidak terpuji, dimana wartawan, perusahaan pers atau organisasi wartawan yang banyak bermunculan belakangan ini meminta-minta sumbangan, bingkisan ataupun THR,” tegasnya.

Yosep Stanley Adi Prasetyo meminta kepada pihak terkait, apabila jika ada oknum wartawan yang mengaku dari media ataupun organisasi wartawan yang menghubungi dan meminta dengan cara paksa agar mencatat indenditas ataupun nomor telpon maupun alamat agar dapat segera di laporkan ke Dewan Pers.

Berikut organisasi purusahaan pers dan oganisasi wartawan yang telah terverifikasi serta menjadi konstituen Dewan Pers:

  1. Organisasi Perusahaan Pers
  2. Serikat Perusahaan Pers (SPS)
  3. Persatuan Radio Siaran Swasta   Nasional Indonesia (PRSSNI)
  4. Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI)
  5. Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI)
  6. Organisasi Wartawan
  7. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2. Aliasi Jurnalis Independen Indonesia (AJI)
  8. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI),” terang Yosep.

Yosep Stanley Adi Prasetyo menambahkan, bahwa surat imbauan tersebut dibuat, dalam rangka menjaga integritas wartawan Indonesia dan meningkatkan mutu kehidupan pers nasional.

Penulis: Beto

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here