Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ronny Kartika, S.STP saat memaparkan materi kepaada para peserta, foto; dok

BINTAN, SIJORITODAY.com – – Sebanyak 40 orang yang berasal dari 25 Desa dan 25 BUMDes se Kabupaten Bintan diberikan pelatihan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan, Pelatihan dan Informasi Balai Latihan Masyarakat Pekanbaru bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan , Jum’at pagi ( 9/6 ).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ronny Kartika, S.STP mengatakan, seluruh peserta akan mengikuti pelatihan selama 7 hari dengan berbagai materi yang dimulai dari Business Planing, Administrasi hingga Produk Marketing. Adapun Pelatihan tersebut diberikan dengan harapan agar kapasitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ) dapat berkembang dalam usaha meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai dengan keinginan dari Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs. H. Dalmasri Syam, MM.

“Mulai dari tanggal 9 sd 15 Juni 2017 diberikan pelatihan kepada 40 orang pengelola BUMDes yang melibatkan Tenaga Ahli Balatmas Pekanbaru 1 orang dan 2 orang dari Dinas PMD Kabupaten Bintan,” ujarnya setelah memberikan tanda peserta.

Ditambahkannya juga, total BUMDes yang telah berdiri dari tahun 2015 sebanyak 9 BUMDes hingga saat ini naik signifikan menjadi 28 BUMDes.

“Kita harapkan setahun kedepan, keberadaan BUMDes mampu memiliki perananan dalam usaha peningkatan PAD Desa . Dinas PMD Kabupaten Bintan juga telah menyiapkan Klinik Desa dalam usaha pembimbingan dan konsultasi terkait pengembangan BUMDes di Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Balatmas Pekanbaru Rizky Vernando, SE mengatakan bahwa pelatihan pengelola BUMDes ini, sepenuhnya menggunakan metode partisipatif dengan tekhnik tutorial yang bertujuan agar Pengelola BUMDes lebih memahami serta mengerti terkait pengelolaan management BUMDes yang baik dan benar.

“Tentunya kami dari Balai Latihan Masyarakat Pekanbaru yang merupakan Unit dari Kementerian Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia , akan mendukung penuh usaha-usaha pengembangan demi kemajuan BUMDes di Kabupaten Bintan,” ujarnya.

Kabid Pengembangan Masyarakat Desa Dinas PMD Kabupaten Bintan Zamir Ambiya A Razak menambahkan bahwa pelatihan ini juga sebagai upaya dalam usaha peningkatan kualitas dan kapasitas masyarakat guna mendorong masyarakat Desa agar sadar akan peran atau posisinya yang strategis sebagai subyek dalam pembangunan Desa. Melalui pelatihan tidak hanya memberikan kemampuan dan keterampilan, melainkan juga harus dapat meningkatkan sikap mental mereka agar memiliki kesadaran kritis yang tinggi (awareness) sebagai subyek pembangunan, yang pada gilirannya akan meningkatkan pembangunan Desa yang partisipatif sesuai amanah Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014. (red/hum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here