HUT Bhayangkara Ke- 71 Polres Lingga Gelar Sunatan Masal. Foto : jk

LINGGA, SIJORITODAY.com– – Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 71 Polres Lingga mengelar serangkaian kegiatan salah satunya  sunatan massal yang di ikuti 71 anak-anak  yang berusia 7 s/d 13 tahun. Kegiatan yang berlangsung di ruang Rupatama Polres Lingga ini cukup menyedot perhatian masyarakat.

 

Bupati Lingga Alias Wello turut hadir dalam kegiatan tersebut dan mengapresiasi kegiatan yang di gelar oleh Polres lingga ini, karna mampu menghadirkan 71 anak laki-laki yang andil dalam kegiatan ini.

” Saya kira ini paling banyak pesertanya, ini luar biasa kegiatan yang di buat oleh polres lingga ini,” ujar Bupati Lingga Alias Wello saat di wawancarai di Mapolres Lingga beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Muhammad Syamsurizal, yang juga dokter ini Lingga turun langsung membantu anak-anak yang khitanan.

Kepada sejumlah awak media Syamsurizal mengatakan dirinya sengaja turun untuk membantu dan meninjau langsung kegiatan ini, agar pasien sunatan dapat mendapatkan pelayanan yang maksimal.

“Kita pastikan anak-anak disini mendapatkan pelayanan maksimal,”ujarnya.

Kapolres Lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, kegiatan dalam rangka HUT Bhayangkara ini mendapat respon positif dari beberapa pihak. Bahkan paketan sunatan masal ini juga di bantu langsung dari beberapa mitra Kepolisian, selain Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga ada juga Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Lingga yang turut berpartisipasi.

“Ada paket juga dari Baznas dan dari pak Bupati sendiri, untuk pasien yang mengikuti sunatan masal ini,” ujar Kapolres Lingga.

Tujuan dari kegiatan ini sendiri menurut Kapolres Lingga agar masyarakat dapat terbantu dan mengurangi beban masyarakat untuk melakukan khitanan anak di tengah musim liburan ini.

“Usia anak-anak yang ikut berkisar antara 7-13 tahun,”imbuhya.

Salah satu warga yang ditemui saat mengantarkan anaknya melakukan sunatan masal Ridwan mengatakan, sangat berterima kasih kepada Polres Lingga karna menggelar kegiatan ini.

Menurutnya biaya yang dibutuhkan untuk melakukan sunatan jika dilakukan sendiri memakan biaya yang cukup tinggi karna banyak kebutuhan obat-obatan dan biaya mantri yang menyunat.

“Sangat terbantu dan kami sangat terima kasih kegiatan ini, kalau biaya sendiri cukup besar juga bagi kami di kondisi ekonomi sekarang,” sebut warga yang tersebut.

Penulis : jon kosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here