peserta delegasi urban nexus ke-7 dari berbagai negara (poto: beto)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- –
Setelah menjalani kegiatan urban nexus yang yang dihadiri 12 Wali Kota dari 7 negara yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 19 sampai 21 juli resmi ditutup oleh Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, di CK Hotel and Convention Centre KM. 8 atas Tanjungpinang, jumat (21/07/2017).

Wali Kota Ulan Bataar Mongolia saat di wawancarai awak media menyampaikan, dalam terjemahannya berakhirnya kegiatan yang di sponsori oleh Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zuzammenarbeit (GIZ) yang bekerjasama dengan Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-bangsa di Asia dan Pasifik (ESCAP) dan International Council for Local Environmental Initiatives (ICLEI) tersebut, telah menghasilkan sebuah gagasan dan rekomendasi kepada 12 Wali Kota dari 7 negara yang hadir dan akan menjadi masukan untuk membuat sebuah regulasi kebijakan.

Selanjutnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Kota Tanjungpinang, Surjadi mengatakan, ada 2 gagasan yang Teknologi yang diberikan kepada Kota Tanjungpinang. Yaitu, Vaccum Sewer dan teknologi pengolahan sampah menjadi energi di Tempat Pembungan Akhir (TPA) Ganet Tanjungpinang.

“Kedua gagasan ini sudah disampaikan ke pusat dan tinggal menunggu persetujuan, namun walaupun demikian gagasan tersebut tergantung Kementerian Pekerjaan Umum (PU), karna yang memiliki anggaran adalah Kementerian PU,” ujar Surjadi.

Lebih lanjut dikatakannya, teknologi Vaccum Sewer adalah teknologi pengelolaan air buangan yang akan nantinya diolah menjadi pupuk cair, dan sistem kerjanya seperti toilet yang ada di pesawat.

“Ide yang didapatkan dari Urban Nexus ini adalah bagaimana pemerintah dapat memanfaatkan sumberdaya alam itu seminimal mungkin, Karena pada dasarnya hal yang unlimited itu sudah terbatas seperti air, udara semuanya sudah terbatas,’’ ujarnya.

Jika project ini disetujui oleh Kementrian PU, maka pihaknya membutuhkan 100 ton sampah per hari untuk diolah menjadi energi.

“Sekarang ini bagaimana kita bisa mengolah sampah-sampah yang ada dan persampahan ini dapat kita olah menajdi energi listrik, pupuk cair, logam, dan plastik,” tambahnya.

Disamping itu, Deputy Secretary-General ICLEI World Secretariat, Amir Kumar mengatakan, para peserta Urban Nexsus yang berasal dari 7 negara di asia memberikan apresiasi atas keramah tamahan yang di berikan Pemko Tanjungpinang dan mengagumi kebersihan dan keindahan dari Kota Tanjungpinang,” tungkasnya mengakhiri.

Penulis :beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here