TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Jika pembayaran Zakat oleh umat muslim di Kota Tanjungpinang dapat dimaksimalkan, pendapatan Zakat berpotensi akan mencapai 10 Miliar Rupiah. Hal tersebut diutarakan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tanjungpinang, Muqtafin, Selasa (29/08/2017).

Berdasarkan data yang yang disampaikan Muqtafin, dari tahun 2016 pendapatan Zakat yang berhasil terkumpul di BAZNAS bekisar 700 Juta Rupiah. Untuk itu, tahun 2017 ini dia berharap, Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan Zakat dapat terbit.

“Saya mengharapkan Ranperda tentang Pengelolaan Zakat ini segera selesai dan disahkan menjadi Perda. Karena penguatan dari daerah sangat dibutuhkan mengenai Zakat,” ujarnya.

Muqtafin menuturkan, bahwa Zakat merupakan kewajiban dari seluruh umat muslim, meskipun kewajiban itu terkadang dilalaikan oleh umat muslim, sehingga terjadi produktifitas untuk Zakat masih sangat minim.

“Masih 3% yang didapatkan dari Zakat,” jelasnya.

Bahkan, kata Muqtafin, jika pembayaran Zakat dapat berjalan dengan masif, BAZNAS dapat menjadi pendukung dalam pengentasan kemiskinan di Kota Tanjungpinang.

“Lebih dari 360 mustahik (Penerima Zakat) sudah kita berikan Zakat, dan 20 Mustahik masih kita bina untuk menjadi Muzzaki (Pemberi Zakat),” terangnya.

Selain itu, dia berharap jika terbit Perda tentang pengelolaan Zakat nanti, bagi pengguna APBD seperti pembangunan dapat menginfaq kan dana anggarannya sebesar 2,5%.

“Kita juga berharap jika terbitnya Perda ini, para ASN memiliki kewajiban untuk membayar Zakal Mal,” pungkasnya.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here