(Foto: Dokumentasi BKN)

JAKARTA, SIJORITODAY.com – – Di sela-sela proses body check menuju ruangComputer Assisted Test (CAT) pelaksanaan sesi ke-4 Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CAT Rekrutmen tahun 2017 CPNS Kemenkum dan HAM di MG Setos Hotel, Semarang, Rabu (13/9/2017), seorang peserta didapati menyembunyikan seperangkat alat komunikasi dengan rapi di balik pakaiannya.

Dengan niat untuk curang demi lulus SKD menggunakan CAT BKN, peserta tersebut nekad bekerja sama dengan joki melalui alat komunikasi tersebut.

Dalam hal ini, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara, M Ridwan menyampaikan bahwa interogasi selanjutnya diserahkan kepada pihak yang berwajib dan hasil penyelidikan polisi di Polsek Semarang Tengah menyatakan bahwa tidak ada panitia BKN maupun Kemenkum dan HAM yang terlibat dalam tindakan peserta tersebut.

Terkait hal tersebut, Kepala BKN, Bima Haria Wibisana Jumat (15/9/2017) di Jakarta menegaskan bahwa setiap peserta yang melakukan tindak kecurangan harus dicatat dalam database sebagai daftar hitam.

“Setiap peserta yang melakukan tindak kecurangan harus dicatat dalam database sebagai daftar hitam tidak akan diberi kesempatan kembali untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN),” tegas Bima.

Sumber: setkab/hum BKN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here