BATAM, SIJORITODAY.com – – Kurir Narkoba berinisial IA diringkus jajaran Polda Kepri karena terbukti menyimpan 948 Gram Narkotika diduga Sabu-sabu disimpan disebuah jok motor Beat warna putih – biru nopol BP 20xx of, pada Sabtu (30/09/2017) kemarin ditepi Jalan simpang Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian melalui Kabid Humas Polda, Kombes Pol S Erlangga mengatakan, modus yang dilakukan tersangka inisial I A (sebagai Kurir/orang suruhan) dihubungi oleh pemilik barang inisial A (DPO) untuk mengambil barang Narkotika jenis sabu ditiang listrik no.2 dekat PT.

“Kemudian personil subnit 1 unit 1 menindaklanjuti adanya informasi dari masyarakat dan pers subnit 1 langsung bergerak ke lokasi Lubuk Baja yang mana saat itu orang yang dicurigai tersebut sedang mengendarai sepeda motor beat warna putih – biru nopol bp 20xx of menuju simpang Tanjung Uma,” ujarnya.

Sekira pukul 22.30 wib personil Satresnarkoba langsung mengamankan dan memperkenalkan diri dari Kepolisian kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, dan menemukan 1 paket/bungkus narkotika jenis serbuk kristal diduga sabu, yang mana barang bukti tersebut ditemukan di sepeda motor yang di kendarai tersangka.

Adapun Barang bukti yang diamankan tersebut yang diakui oleh tersangka dalam penguasaannya yang merupakan milik sdr. A (DPO, diduga posisi berada di Malaysia) rencananya akan diserahkan kembali kepada orang lain sesuai perintah sdr. A (DPO).

“Menurut keterangan awal tersangka I A, dianya diupah 5 juta oleh sdr A ( DPO ) jika sudah menyerahkan narkotika diduga jenis sabu kepada seseorang,” ucapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor sat resnarkoba polresta barelang untuk pengembangan lebih lanjut.

Diketahui, Barang Bukti sebanyak 948 gram dapat menyelamatkan 2.844 sampai dengan 3.792 Manusia, dengan asumsi : 1 Gram barang bukti tersebut di konsumsi oleh 3 sampai dengan 4 Orang.

IA seorang Kurir Narkoba dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang – Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama hukuman seumur hidup atau pidana mati.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here