Ketua Fraksi PKS di DPRD Kepri, Ing Iskandasyah. foto: ist

TANJUNGPINANG SIJORITODAY.Com- -Sebagai daerah kepulauan, maka tidak heran jika banyak masyarakat yang tidak menghiraukan masalah pajak kendaraan hingga pajak bangunan.

Hal tersebut disebabkan karena sulitnya jangkauan atau akses masyarakat bahkan stakeholder dalam melakukan tindakan tegas guna menertibkan pajak baik kendaraan bermotor dan pajak bumi bangunan.

Siapa sangka jika hal tersebut diperhatikan pemerintah setempat akan memberikan kontribusi yang sangat besar dalam meningkatkan Pendapatan dan Retribusi Daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anggota DPRD Kepri dari dapil Karimun, Ing Iskandarsyah mengatakan, bahwa pihaknya akan terus mendorong Pemprov Kepri untuk mengaktifkan dan meningkatkan kesadaran taat pajak di kalangan masyarakat.

Ia katakan, jika wilayah Provinsi Kepulauan Riau yang terdiri antar pulau dikelola dengan baik, ia perkiraan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 200 hingga 300 Miliar pertahun akan bertambah.

Sebab, dijelaskannya, di sekeliling Kepri untuk masyarakat yang taat pajak jika di akumulasikan dari angka 100%, yang taat pajak hanya 60 persen, dan yang 40 persen belum taat pajak, jika dimaksimalkan maka akan jadi potensi bagi pertumbuhan daerah. Demikian disampaikan Ing Iskandarsyah yang merupakan politisi muda lulusan Negeri kincir angin itu.

“Apa lagi adanya plt. Kepala Badan Pendapatan dan Retribusi Daerah yang baru, yakni pak Asni. Kami berharap beliau dapat membuat sebuah grand desain atau strategi bagaimana untuk mengoptimalkan agar masyarakat dapat taat pajak,” tungkasnya.

Disamping itu, Gubernur Kepulauan Riau Drs. Nurdin Basirun M.Si diketahui akan memberikan kemudahan kedepannya bagi masyarakat dengan melakukan upaya dan bekerjasama dengan Bank,
membangun sistem pembayaran secara online bekerjasama dengan PT Pos secara online agar memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran.

Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here