TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Aksi bentrokan terjadi antara Warga dengan Aparat gabungan TNI/Polri hingga memadati sepanjang jalan raya bundaran Dompak, Kota Tanjungpinang, Rabu (14/02/2018).

Aksi tersebut merupakan Simulasi pengamanan Pilkada Kota Tanjungpinang (Sispamkota), ‎Ratusan petugas kepolisian baik dari Polres Tanjungpinang maupun Brimob Polda Kepri serta unsur TNI terlibat dalam simulasi tersebut.

Aksi bentrokan antara demonstran dengan aparat gabungan TNI/Polri

Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah menjelaskan, simulasi ini merupakan upaya untuk menjaga kekondusifan pada pelaksanaan Pilwako Kota Tanjungpinang serta mengantisasipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sinergitas Polri dengan TNI akan terus menjunjung netralitas, jika ada unsur Polri yang tidak Netral akan kita tindak tegas,” ujar Yang Fitri yang merupakan putra daerah Tanjungpinang (Abang dari H. Lis Darmansyah).

Simulasi Sispamkota ini dalam rangka pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang oleh Polres Tanjungpinang.

Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyampaikan apresiasi kepada tindakan pengamanan yang dilakukan TNI/Polri, simulasi bentuk pengamanan ini adalah salah satu bentuk upaya membangun citra demokrasi yang baik.

“Bentuk aksi yang dilakukan pengamanan tadi memang bukan citra masyarakat Tanjungpinang, walaupun demikian kita perlu mewaspadai segala hal yang tidak memungkinkan,” ujarnya.

Simulasi tersebut melibatkan sebanyak 320 personel Brimob Polda Kepri, 300 Sabhara dari Polres Tanjungpinang dan 30 Prajurit TNI Kodim 0315/Bintan.

“Untuk pengamanan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kita siapkan pengawal pribadi (Walpri),” ucap Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here