Ketua Fraksi PKS di DPRD Kepri, Ing Iskandasyah. foto: ist

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri Ing Iskandarsyaah mengaku sangat memahami keluhan masyarakat mengenai porsi anggaran dari Pemprov Kepri ke 7 kabupaten/kota yang tidak merata.

Menurut Ketua Fraksi PKS ini, kenaikan APBD Kepri atau Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepri tidak signifikan pertahunnya,kenaikan tersebut masih berkisar 4 hingga 5 persen.

“Semua kabupaten/kota tentu  ingin mempercepat pembangunnan infrastruktur, namun harus kita sadari kemampuan keuangan APBD Kepri yan hanya 3,6 Triliun dan ditambah wewenang SMA/SMK mnjadi tanggungjawab Kepri,” kata Ing Iskandarsyah, Selasa (27/02/2018).

Guna lebih transparan serta menghindari keluhan maasyarakat, Iskandarsyah menyarankan agar Gubernur, Wali Kota, Bupati se-Kepri dapat duduk bersama-sama membicarakan tentang porsi anggaran termasuk bersama-sama berjuang untuk mendapatkan dana dari pusat.

“Kalau perlu Ketua-ketua DPRD se Kepri ajak bersama,” urainya kepada Sijoritoday.com.

Dikatakannya, kabupaten kota tidak boleh melihat anggaran yang bersumber dari Provinsi Kepri saja. Sebagai contoh  Kabupaten Bintan yang jika Gubernur Kepri dapat memperjuangkan jembatan yang menghubungkan Kota Batam dan Bintan, maka Bintan dan Batam akan mendapatkan bantuan infrastruktur sekitar 8-9 Triliun yang bersumber dari dana pusat.

Selain itu, lanjut Iskandasyah, yang harus dilakukan Pemprov Kepri adalah bagaimana cara untuk meningkatkan PAD yang sejauh ini belum optimal, karena PAD Kepri masih berkisar 1,1 Triliun. Pendapatan tersebut tidak bakal cukup untuk membangun infrastruktur se Kepri dengan karakter pulaau-pulau yang banyak. Menurutnya, PAD yang harus  sama-sama diperjuaangkan yang  cukup besar tersebut adalah mengenaai Labuh Jangkar dan merebut Partisipasi Interest (PI).

“Dapat saham bagi hasil 10 persen dari  pengelolaan dan pengelolaan minyak dan gas di blok Natuna dan Anambas,” terangnya.

“Saya pernah sampaikan ke Almarhum pak Sani yang mengeluh bahwa dia dikritik oleh masyarakat  karena tidak membangun kabupaten kota, saya  sampaikan ke pak Sani bahwa seandainya Kepri hanya satu pulau  hamparan daratan seperti Pulau Jawa pasti kelihatan apa yang sudah provinsi bangun,” tambahnya.

Penulis:Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here