TANJUNPINANG, SIJORITODAY.com – -Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang mencatat, ada penurunan jumlah pengunjung sejak Januari 2018, dimana terdapat 4.602 orang pengunjung terhitung sejak awal tahun tersebut.

Jika dibanding dengan tahun sebelumnya Januari-Maret 2016 tercatat 10.516 orang pengunjung dan 2017 sebanyak 12.183 orang.

Penurunan yang signifikan terjadi 2018 dikarenakan selama ini pihak sekolah melakukan kunjungan ke perpustakan menggunakan mobil operasional perpustakaan, namun dengan rusaknya mobil tersebut banyak pihak sekolah yang tidak dapat melakukan kunjungan, terutama sekolah dasar (SD).

Kabid pelayanan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang Hernida mengatakan, dengan rusaknya mobil tersebut sangat mempengaruhi angka jumlah kunjungan saat ini, dimana pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah angka kunjungan tiga bulan pertama cukup tinggi yang melebihi angka 10 ribu, namun saat ini hanya mencapai 4 ribu lebih.

“Perbaikan akan segera dilaksanakan, sehingga target pengunjung kita dalam setahun ini akan tercapai,” ucap Hernida di kantornya, Kamis (15/3/2018)

Untuk tingkat pengunjung perpustakaan setiap tahunnya, Perpustakaan Kota Tanjungpinang setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup drastis. Dimulai tahun 2012 tercatat sebanyak 10742 pengujung, tahun 2013 tercatat 12743,  tahun 2014 tercatat 13818 pengunjung, tahun 2015 tercatat 22199 pengunjung, tahun 2016 sebanyak 33805 dan terakhir pada tahun 2017 tercatat sebanyak 38702 pengunjung.

Dari total setiap tahun tersebut, jumlah kunjungan sangat jauh dari target kunjungan yang ingin dicapai.

“Setiap tahunnya mengalami peningkatan, berarti semuanya menyadari pentingnya perpustakaan sebagai gudang ilmu. Untuk tahun ini, ditargerkan 33 ribu pengunjung,” ucapnya.

Sedangkan untuk jumlah pengunjung yang tertinggi dilakukan oleh mahasiswa dan anak Sekolah Dasar (SD), hal itu disebabkan mahasiswa banyak mengerjakan tugas kuliah dan persiapan skripsi mereka. Berbeda bagi SD yang merupakan kebijakan sekolah dalam memberi tambahan atau pelajaran kepada murid di perpustakaan dengan tujuan meningkatkan murid gemar keperpustakaan.

“Untuk tahun 2017 kunjungan  mahasiswa 12.532 orang, SD 12.633 orang.  Tahun 2016 mahasiswa 14.345 orang dan SD 7672 orang. Untuk tahun 2018 hingga Maret SD 825 orang, dan mahasiswa 2011 orang,” paparnya.

Untuk lokasi sekolah yang yang jauh dari perpustakaan Kota Tanjungpinang, Perpus Menggerakkan 2 unit mobil membaca yang diberikan Pemerintah Pusat. Untuk Setiap bulannya mobil melakukan roling ke 6 lokasi yang berbeda, dengan harapan tidak ada alasan generasi muda malas membaca.

“Setiap bulan 6 kali, dengan lokasi dan sekolah berbeda tenbtunya,” jelasnya.

Untuk mengapresiasikan kepada pengunjung perpustakaan, akan diberikan penghargaan berupa buku dan uang pembinaan. kebijakan tersebut terus dilaksanakan setiap tahunnya dengan ketentuan penilaian seperti jumlah pinjaman buku, ketepatan pengembalian buku, sedangkan untuk tingkat sekolah berdasarkan jumlah kunjungan yang dilakukan.

“Ketentuan dan kreteria tetap sama, semua kami nilai dan keramahan juga,” tutupnya.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here