NATUNA, SIJORITODAY.com – -Pengembangan Tilawatil Qur’an bagi pengentasan buta aksara Al Qur’an merupakan salah satu implementasi pembangunan bidang keimanan yang harus secara terus menerus dikembangkan.

Meskipun terdapat aturan yang tidak memperbolehkan pemerintah untuk memberikan bantuan secara langsung bagi lembaga pendidikan non formal maupun berbagai kegiatan yang tidak terkait pemerintahan, kedepan baik Legislatif maupun Eksekutif akan berupaya untuk mencari solusi tepat bagi mendukung program kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an di seluruh kecamatan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti dalam acara Penutupan Musabaqoh Tilawatil Qur’an IX Tingkat Kabupaten Natuna, Tahun 2018, bertempat di Astaka Kecamatan Bunguran Timur Laut, sabtu (31/3) malam.

Hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Natuna beserta anggota, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Camat, Pimpinan lembaga vertikal, perbankan, pengurus partai politik, Pimpinan kafilah, peserta dan official kecamatan dan tokoh masyarakat.

Wakil Bupati juga menuturkan, suasana religi dengan selalu berkumandangnya wahyu ilahi sebagaimana perhelatan MTQ saat ini hendaknya tidak hanya tercipta bersifat momentum, melainkan harus diciptakan setiap saat.

“Untuk itu, kepada berbagai pihak, baik Taman Pendidikan Al Qur’an, maupun rumah ibadah melalui koordinasi dengan aparat lingkungan setempat hendaknya terus berupaya untuk menciptakan suasana religi, untuk mendukung terwujudnya kondisi rukun, tentram yang akan mempengaruhi iklim pembangunan daerah,” katanya.

Ngesti menambahkan, upaya pembinaan tilawatil qur’an membutuhkan perhatian dan pembinaan yang diselenggarakan secara berkelanjutan.

Oleh karenanya diharapkan kepada seluruh pengurus LPTQ untuk dapat menetapkan program kerja strategis dengan sasaran upaya pembinaan yang dilakukan secara lebih intensif bagi meningkatkan daya saing kafilah Kabupaten Natuna bagi menyongsong kompetisi ditingkat Provinsi maupun Nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua III LPTQ Kabupaten Natuna, Syarifuddin, menyampaikan berdasarkan hasil rapat keputusan LPTQ Kabupaten Natuna No 01 Tahun 2018 Tentang Penunjukkan Tuan Rumah MTQ ke X Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2020, telah ditetapkan bahwa Kecamatan Pulau Tiga akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ X Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2020 mendatang.

Ketua Dewan Hakim, Sobirin juga melaporkan bahwa Kecamatan Bunguran Timur Laut ditetapkan sebagai Juara Umum berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ IX Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2018, Nomor 02 Tahun 2018 tentang Penetapan Juara Umum pada MTQ IX Kabupaten Natuna atas peraihan juara terbanyak pada seluruh cabang yang diperlombakan.

Adapun pemenang dari hasil penjaringan yang telah diselenggarakan adalah sebagai berikut, Peringkat I diraih Kecamatan Bunguran Timur Laut dengan nilai 39, Peringkat II diraih Kecamatan Bunguran Timur dengan nilai 33, Peringkat III diraih Kecamatan Midai dengan nilai 31, Peringkat IV diraih Kecamatan Serasan Timur dengan nilai 28, Peringkat V diraih Kecamatan Pulau Tiga Barat dengan nilai 25 dan terakhir Peringkat VI diraih Kecamatan Pulau Tiga dengan nilai 18.

Penulis: H/R

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here