TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang M. Syahrial menegaskan, Rahma sampai saat ini “belum pernah” menyampaikan permintaan atau permohonan kepada PDI Perjuangan terkait pengunduran dirinya sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari PDI Perjuangan.

“Kami mengetahui, bahwa saudari Rahma sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD ke Pimpinan DPRD Tanjungpinang “tanpa” disertai Surat Pengantar/Rekomendasi dari pimpinan DPC PDI Perjuangan Tanjungpinang, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No 23 Tahun 2014 tentang 69 ayat 1,” kata Syahrial dalam pesan tertulisnya, Minggu (29/04).

Syahrial menyatakan, Rahma memang telah menyampaikan surat Pengunduran Diri sebagai Anggota dan pengurus PDI Perjuangan tanggal 7 januari 2018 tanpa menyebutkan alasan pengunduran diri, dan yang disayangkan surat pengunduran diri tersebut hanya dititip melalui penjaga kantor dan di hari minggu, seharusnya berdasarkan SOP internal partai, surat masuk dan keluar partai  tidak dititipkan begitu saja melainkan diserahkan kepada ketua dan sekretaris DPC minimal pengurus DPC.

Bahkan surat tersebut hanya surat pernyataan pengunduran diri sebagai anggota dan pengurus Partai, dan itu adalah hak asasi pribadi yang bersangkutan, tidak ada permintaan atau permohonan untuk ditindaklanjuti serta bukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD dari PDI Perjuangan.

“Dengan demikian, kami “membantah isu atau fitnah” bahwa PDI Perjuangan tidak mengeluarkan rekomendasi pemberhentian sdr Rahma sebagai anggota DPRD Tanjungpinang dari PDI Perjuangan untuk menghambat pencolanan ybs dalam pilwako Tanjungpinang. Karena kenyataannya tidak ada permintaan atau permohonan dari ybs sendiri kepada DPC partai,” tutup Syahrial.

Terpisah, Rahma calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang nomor urut 1 ini lebih memilih tidak ingin mengomentari apa yang dinyatakan DPC PDI Perjuangan.

“No Coment,” singkat Rahma.

Penulis: Ak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here