TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- –
Kebebasan Pers yang merupakan salah satu pilar demokrasi dan juga bagian dari Hak Asasi Manusia kerap terjadi kriminalisasi kepada sejumlah jurnalis.

Melalui peringatan hari kebebasan pers internasional, pada 3 Mei 1993, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Tanjungpinang menggelar Long Marc
aksi damai, dialog dan teatrikal, di Lampu merah Pamedan, Tanjungpinang, Kamis (3/5/2018).

Jailani, Ketua AJI Kota Tanjungpinang dalam orasinya menyampaikan bahwa kebebasan pers tidak boleh dibungkam, pers harus merdeka.

Pada Peringatan hari kebebasan pers dunia (world pres freedom day) hari ini merupakan sebuah tragedi berdarah yang pada 3 mei di Ibukota Namibia, Windhoek 1993 berkumpulnya jurnalis menyuarakan kebebasan pers ditengah Praha Afrika yang berdarah dan sebagai bentuk penghormatan kepada para jurnalis yang meninggal dalam menjalankan profesi.

“Maka dengan ini, kami menolak adanya perampasan kebebasan pers dan kami mengecam oknum-oknum yang mengkriminalisasi jurnalis”, ucap Jailani dengan suara yang lantang.

Dalam aksi tersebut sejumlah jurnalis menggelorakan aspirasi kebebasan pers melalui pembacaan puisi, teatrikal dalam ekspresi serta membagikan selebaran tentang kebebasan pers internasional yang dikawal oleh Polres Tanjungpinang.

Tidak hanya itu, Robi Patria Mantan jurnalis yang sekarang menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, juga menyampaikan bahwa pers memiliki peran penting dalam menciptakan pesta demokrasi.

“Pers mampu memberikan gambaran kepada masyarakat untuk menentukan pilihan,” ucap Robi usai membaca puisi dihadapan sejumlah pewarta.

Adapun yang menjadi tuntutan dalam aksi damai tersebut, AJI menuntut tegakkan kebebasan pers, menolak tindakan kekerasan dan kriminalisasi terhadap jurnalis, menolak diskriminasi dan pelecehan seksual terhadap jurnalis perempuan, jurnalis harus memperoleh upah yang layak, jurnalis independen dan profesional menolak penyebaran berita hoax, dan Tegakkan independen jurnalis di Pilkada dan pemilu karena jurnalis tidak berpolitik.

Penulis: Bet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here