Foto : klikdokter.com

SIJORITODAY.com- – Semakin ke sini, semakin banyak ragam produk perawatan kulit yang beredar di pasaran. Setiap produk tersebut bahkan menyertakan label yang bertuliskan istilah-istilah tidak umum, seperti hypoallergenic, non-comedogenic, dan lainnya.

Bagi Anda yang tidak paham, perbedaan istilah pada label kemasan produk perawatan kulit memang dapat membingungkan. Namun, jika mengerti makna sebenarnya, istilah tersebut justru mempermudah Anda untuk memilih produk perawatan kulit paling sesuai.

Nah, agar Anda menjadi orang yang mengerti dan tidak salah pilih, berikut adalah istilah yang sering tertera pada produk perawatan kulit beserta artinya:

● Hypoallergenic

Istilah ini memiliki arti bahwa produk perawatan kulit tersebut tidak akan menyebabkan reaksi alergi pada kebanyakan orang. Mudahnya, produk perawatan kulit yang memiliki label hypoallergenic cenderung ramah untuk kulit.

● Non-comedogenic

Non-comedogenic memiliki arti tidak menyumbat pori-pori. Istilah ini sering ditemukan pada produk perawatan kulit untuk mengatasi jerawat atau untuk jenis kulit berminyak.

● Free radicals

Produk perawatan kulit yang memiliki label “free radicals” berarti tidak mengandung molekul berbahaya yang dapat menyebabkan efek samping merugikan pada tubuh.

● Antioxidants

Label ini menandakan bahwa produk perawatan kulit tersebut mengandung senyawa antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas.

● Chemical /physical exfoliation

Secara teknis, chemical exfoliation atau eksfoliasi kimia adalah cairan yang menggunakan AHA/BHA/PHA untuk menghilangkan sel kulit mati.

Sedangkan physical exfoliation atau eksfoliasi fisik melibatkan produk dengan tekstur yang kasar atau membutuhkan alat seperti kuas untuk penggunaannya. Bahan ini perlu digunakan secara lembut dan tidak lebih efektif daripada eksfoliasi kimia.

● Acids (AHA/BHA/PHA)

Acids artinya senyawa kimia yang dapat meminimalkan jerawat, pigmentasi, bekas luka, dan garis halus.

AHAs (glikolik dan asam laktat) bekerja dengan memecahkan lapisan atas dari sel kulit mati. BHAs (asam salisilik) berfungsi untuk eksfoliasi lapisan atas kulit dan penetrasi pori-pori guna membasmi sebum maupun sel kulit mati. PHAs bekerja seperi AHAs, namun memiliki molekul lebih besar sehingga tidak dapat masuk ke sel kulit yang lebih dalam.

● Active ingredients

Istilah ini menandakan bahwa produk perawatan kulit tersebut memiliki suatu bahan aktif, yang dapat memicu perubahan fisik pada kulit. Contoh dari bahan aktif yang dimaksud adalah retinol.

● Ceramides

Ceramides merupakan minyak alami yang ditemukan di kulit. Minyak ini menguatkan kulit dengan membentuk lapisan pelindung untuk mengurangi hilangnya kelembapan dan proteksi terhadap kerusakan akibat radikal bebas.

● Essential oil

Ini adalah minyak alami yang berasal dari tumbuhan tertentu. Essential oil biasanya memiliki wangi dan manfaat yang mirip dengan tumbuhan tempatnya berasal.

● Organik

Istilah organik menandakan bahwa produk tersebut tidak mengandung pengawet sintetis, radiasi pengion, pewarna, atau pestisida. Produk dengan label organik biasanya hanya menggunakan pewarna dan pewangi alami.

● Natural

Istilah ini menandakan bahwa produk perawatan kulit tersebut terbuat dari bahan sintetis.

● Oil-based / water-based

Water-based menunjukkan bahwa air merupakan bahan utama yang digunakan untuk menghantarkan bahan-bahan yang terkandung pada produk perawatan kulit. Sebaliknya, oil-based berarti menggunakan minyak untuk menghantarkan bahan-bahan tersebut.

Itulah arti dari istilah yang sering ditemukan pada label produk perawatan kulit. Dengan mengetahui beragam istilah tersebut, diharapkan Anda bisa mengetahui dan memilih produk perawatan yang paling sesuai untuk jenis dan kondisi kulit Anda.

Sumber : klikdokter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here