
ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Keselamatan dalam beraktivitas di laut menjadi hal penting yang perlu ditanamkan sejak dini, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas yang sebagian besar aktivitas kesehariannya bergantung pada transportasi laut.
Menyadari pentingnya hal tersebut, SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Medco E&P Natuna Ltd. (Medco E&P) berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar edukasi keselamatan di laut dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Siantan pada 7 Oktober 2026 itu diikuti sebanyak 30 siswa dan empat guru pendamping.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai cara memantau informasi cuaca, mengenali perubahan kondisi perairan, serta langkah-langkah persiapan sebelum melakukan aktivitas atau perjalanan menggunakan transportasi laut.
Selain memberikan edukasi, Medco E&P juga menyerahkan bantuan sebanyak 35 rompi pelampung kepada para siswa dan guru sebagai perlengkapan keselamatan yang penting digunakan saat melakukan perjalanan laut.
Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, Rovaniyadi mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan perusahaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di laut.
Menurutnya, edukasi sejak usia sekolah merupakan langkah penting untuk membentuk kebiasaan dalam mengenali potensi risiko serta menerapkan langkah-langkah keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Edukasi sejak usia sekolah membentuk kebiasaan mengenali risiko dan menerapkan langkah keselamatan dalam keseharian. Kami berharap pengetahuan ini juga dibagikan para siswa kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Siantan, Safarudin Satar menyambut baik kegiatan tersebut.
Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Anambas yang memiliki wilayah kepulauan dan menjadikan laut sebagai jalur utama transportasi masyarakat.
“Pengetahuan seperti ini langsung menyentuh keseharian siswa. Kami berharap ini bukan sekadar materi, tetapi menjadi kebiasaan yang mereka bawa sampai dewasa,” katanya.
Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn mengatakan, pemahaman mengenai keselamatan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki kesiapan dalam menghadapi berbagai kondisi, terutama ketika beraktivitas di wilayah perairan.
Melalui edukasi tersebut, pihaknya berharap para siswa terbiasa memantau perkembangan cuaca, mempersiapkan perlengkapan keselamatan sebelum bepergian, serta memahami tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi perubahan kondisi cuaca di laut.
“Kami ingin siswa terbiasa memantau cuaca, menyiapkan diri sebelum ke laut, dan tahu harus berbuat apa saat cuaca berubah. Kebiasaan sederhana seperti ini yang menyelamatkan nyawa,” ungkap Leony.
Ia menambahkan, Medco E&P terus berupaya mendukung peningkatan kesadaran keselamatan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan di sekitar wilayah operasinya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar di Kabupaten Kepulauan Anambas tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang keselamatan di laut, tetapi juga mampu menjadi pelopor budaya sadar keselamatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dengan demikian, kebiasaan mengutamakan keselamatan dapat tumbuh sejak dini demi meminimalkan risiko kecelakaan saat beraktivitas di perairan.
Penulis: Alex
Editor: Nuel






































