LINGGA, SIJORITODAY.com – – Percetakan sawah di Desa Sungai Besar, Kabupaten Lingga, disebut memiliki manfaat positif ke masyarakat Desa Sungai Besar. Betapa tidak, sekitar 34 hektar pembukaan areal sawah sudah dibuka dan hingga saat ini masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Sungai Besar, Nazarudin mengemukakan, pembukaan lahan pertanian untuk percetakan sawah di Sungai Besar dibuka PT. Multi Coco Indonesia menggunakan anggaran pribadi. Dia membantah jika pembukaan awal lahan tersebut menggunakan anggaran APBD atau APBN.

“Untuk pembukaan lahan itu anggaran pribadi Ady Indra Pawenari selaku Direktur PT. Multi Coco Indonesia,” kata Nazarudin kepada Sijoritoday.com, Sabtu (05/01/2019).

Dia menyampaikan, apa yang disampaikan akun Facebook Mandala Pancur adalah tidak benar. Justru apa yang disampaikan akun tersebut di medsos berujung pada laporan Ady Indra Pawenari ke pihak kepolisian.

Sejak awal pembukaan sawah, pembajakan, penanaman hingga panen, semua melibatkan masyarakat Desa Sungai Besar. Begitu juga hasilnya, meski belum banyak, tapi semuanya sudah merasakan beras dari sawah Sungai Besar. Hingga sekarang mereka masih kerja.

Untuk penanaman, lanjut Nazarudin, saat ini ada sekitar 5 hektar dari 35 hektar yang sudah ditanam masyarakat. Dan penanaman ini akan terus berlanjut. Apalagi kedepannya Program TNI Manunggal Membangun Desa rencananya akan membuka lahan sekitar 100 hektar lebih.

“Dilokasi sekarang sudah bagus, hanya ada lahan yang belum di tanam, jadinya terlihat tak terurus, padahalkan itu hanya perlu waktu,” ucapnya sambil menyatakan bahwa tanah tersebut memang sudah dimiliki masyarakat.

Ady, kata Nazarudin tidak pernah merasakan hasil dari apa yang sudah dikerjakan masyarakat ketika sudah panen. Bahkan secuil beras pun tidak pernah dimintanya.

“Dan dia tidak mau terima ,justru ini murni apa yang dihasilkan di lahan tersebut mengarah ke masyarakat,” cetusnya.

Bahkan Plt. Kabag Humas Pemkab Lingga, Buana Februari menyebutkan, Bupati Lingga Alias Wello tengah menggesa di pusat untuk membangun Irigasi daerah Sungai Besar.

“Pembangunan Irigasi itu harus ada agar lebih dirasakan manfaatnya ke masyarakat, bupati tengah menggesa ini di pusat,” kata Buana.

Buana mengaku, ini semua adalah keinginan Bupati Lingga agar Lingga menjadi lumbung beras di Kepulauan Riau. Di daerah ini memiliki potensi penghasil beras terbesar di Kepri.

“Semoga keinginan mulia bupati tercapai, dan terus mendapat dukungan dari masyarakat,” katanya.
(Ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here