Berikut screenshot dari video penghadangan oleh orang tak dikenal terhadap anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang. Foto:ist

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Bawaslu Provinsi Kepri mengecam peristiwa dugaan penghadangan dan pengancaman oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap Anggota Bawaslu Kota Tanjungpinang Maryamah saat melakukan tugasnya yang terjadi pada hari Rabu tanggal 9 Januari 2019, sekitar pukul 11.00 WIB, di Jalan Batu Naga, Kampung Sei Jari, Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang Kepri.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, Muhammad Sjahri Papene dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (10/01/2019). Bawaslu mengecam segala bentuk tindakan yang bersifat intimidatif (penghadangan dan ancaman) kepada penyelenggara Pemilu dan mendesak Kapolres Tanjungpinang untuk segera memproses laporan polisi yang telah disampaikan kepada Polres Kota Tanjungpinang secara profesional.

Bawaslu juga mendesak Gubernur Kepri, Para Bupati/Walikota, dan seluruh unsur FORPIMDA untk mengambil langkah nyata guna memberikan jaminan keamanan, suasana yang kondusif serta perlindungan hukum agar seluruh penyelenggara Pemilu di daerah Kepri ini baik itu Jajaran KPU, Bawaslu s.d tingkatan terbawah dapat melaksanakan tugas penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 dengan suasana yang kondusif, tenang dan diliputi rasa aman.

“Menghimbau kepada seluruh Peserta Pemilu untuk bersama-sama memastikan keamanan, kedamaian serta stabilitas penyelenggaraan Pemilu 2019,” katanya.

Bawaslu berharap agar kasus ini tidak terulang lagi di manapun dan kapanpun terhadap penyelenggara Pemilu yang sedang melaksanakan tugas demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019.
(Ay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here