TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Pembentukan karakter yang tangguh bagi generasi muda merupakan hal yang amat penting dan bahkan
menentukan nasib bangsa dan negara di masa depan. Untuk itu, Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Bukit Bestari menggelar kegiatan Bukit Bestari Scout Competition
(BBSC) 2019 di Halaman Madrasah Aliyah Negeri Tanjungpinang, Minggu (17/2) pagi.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP bertindak selaku pembina upacara dan dilanjutkan membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Rahma mengatakan generasi muda harus memiliki kepribadian yang kuat, bersemangat, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif serta
mampu bekerja keras. Namun pada kenyataannya, kondisi yang kita hadapi sekarang, karena pengaruh berbagai faktor, terutama globalisasi, kemajuan teknologi informasi serta telekomunikasi, menunjukkan hal yang sebaliknya.
“Pada saat ini, suka atau tidak, harus diakui, banyak generasi muda yang mulai kurang berminat terhadap kegiatan Kepramukaaan, rasa cinta terhadap tanah air serta kesediaan untuk membela negara, tampak semakin rendah bahkan ada yang tidak peduli lagi dengan sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa,” ungkapnya dalam menyampaikan amanat.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, Rahma mengajak para pengurus Majelis Pembimbing, Kwartir Ranting, Pelatih, dan Pembina Gerakan Pramuka untuk lebih merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah untuk percepatan kemajuan dan perkembangan Gerakan Pramuka di Kota Tanjungpinang khususnya di Bukit Bestari, sehingga dapat memberikan kontribusi positif
dalam mendidik generasi muda yang berkarakter khususnya Kota Tanjungpinang.
“Kepada para ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka, Ketua Mabigus dan para Pembina Pramuka di Kota Tanjungpinang khususnya di Kwarran Bukit Bestari, saya menghimbau untuk kiranya kita dapat secara bersama-sama meningkatkan kualitas gugus
depan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa,sesuai dengan Kurikulum 2013 yang mewajibkan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib disetiap jenjang pendidikan di Indonesia,” lanjut Rahma. 
Menurut Rahma, hal ini merupakan tantangan kepada para Kepala Sekolah baik dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK sebagai Kamabigus. “Saya sangat mengharapkan kepada kakak-kakak untuk mendorong para guru menjadi pembina pramuka di gugus depannya, sangatlah tepat jika kakak-kakak mendukung sepenuhnya terhadap kegiatan Kepramukaan sebagai kegiatan ekstra kurikurikuler di sekolah,” tambahnya.
Pada kesempatan ini Rahma juga mengharapkan kepada
para kepala sekolah untuk menghidupkan kembali
kegiatan kepramukaan di gugus depannya dengan melakukan pengawasan langsung agar kegiatan kepramukaan kembali bergairah di Kota Tanjungpinang.
“Kakak-kakak para anggota Mabi, dan Pengurus Kwartir se Kota Tanjungpinang, marilah kita memberikan dukungan pikiran dan finansial terhadap kegiatan kepramukaan di Kota Tanjungpinang dan mari kita bersama-sama untuk menciptakan generasi muda yang berkarater mulia demi cita-cita pembangunan
bangsa,” pungkas Rahma.
Dalam acara tersebut turut hadir Keplaa Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Huzaifa AG, M.Si, Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tanjungpinang, Seluruh Kamabigus, Pembina Gugus Depan dan peserta kegiatan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here